Komisi IV DPRD Bandar Lampung Desak Evaluasi Seluruh SPPG

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah.

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah.

Bandar Lampung-Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung Asroni Paslah mendesak evaluasi seluruh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) imbas ratusan murid diduga keracunan Makan Begizi Gratis (MBG).

Terdapat tiga sekolah yang siswanya dilaporkan mengalami gejala serupa. Yakni SDN 4 Sumberejo, SD Al Munawaroh, dan SMPN 14 Bandar Lampung. “Kami meminta evaluasi menyeluruh terhadap SPPG di Kota Bandar Lampung,” tegasnya, Selasa (17/2).

Terutama, lanjut dia, terkait dengan standar sanitasi, kualitas bahan baku makanan, dan rantai distribusi yang harus dijaga dengan ketat.

Asroni mengungkapkan berdasar informasi yang didapat, yang diduga mengalami keracunan tidak hanya murid. Melainkan juga guru dan wali murid/orang tua.

Oleh sebab itu, ia juga mendesak Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan segera melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga terkontaminasi. Tujuannya untuk menemukan penyebab pasti keracunan.

Bahkan dia minta MBG dihentikan sementara sampai ada klarifikasi teknis tentang penyebab indsiden tersebut.

Lebih lanjut, politisi Gerindra itu meminta Pemkot Bandar Lampung meningkatkan koordinasi antar lembaga terkait, guna memperketat pengawasan terhadap kualitas dan keamanan gizi yang diberikan kepada siswa di sekolah.

Baca Juga :  Jihan Nurlela: Sinergi Relawan dan Program Unggulan Jadi Kunci Kemajuan Tanggamus

“Program yang bertujuan baik ini tidak boleh tercoreng oleh kelalaian. Jika ada kesalahan, harus segera diperbaiki. Jika ada pelanggaran, harus ditindak tegas!,” jelas Asroni Paslah.

Pihaknya juga menekankan pentingnya transparansi informasi kepada orang tua siswa. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak terjebak dalam kepanikan lebih lanjut.

DPRD Kota Bandar Lampung juga siap memfasilitasi dialog antara pemerintah daerah dan instansi teknis untuk memastikan bahwa keamanan pangan di sekolah dapat terjaga dengan baik.

Baca Juga :  Dari Aktivis Jalanan Menjadi Wasit Pesta Demokrasi

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan mendalam terhadap penyedia jasa makanan terkait.

Investigasi ini diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti dari keracunan massal tersebut, sementara para korban terus mendapatkan perawatan intensif dari tim medis setempat.

Insiden ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pihak terkait, agar lebih berhati-hati dalam memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak. Terlebih dalam program yang bertujuan untuk mendukung gizi dan kesehatan siswa. (BOY)

Penulis : Boy

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Program Lamban Zakat PKB
Ketum Golkar Bahlil Candai Emil Dardak agar Gabung Golkar
Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM
Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK
BK DPRD Lampung Panggil Andy Roby Terkait Dugaan Pengempisan Ban Mobil Mahasiswa UBL
100 Ribu Peserta BPJS PBI di Lampung Dinonaktifkan, DPRD Ungkap Penyebab dan Solusinya
HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital
Musa Ahmad Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Lamteng, Riza Mirhardi Tekankan Konsolidasi Hingga Dusun

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:21 WIB

PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Program Lamban Zakat PKB

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:56 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Desak Evaluasi Seluruh SPPG

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:56 WIB

Ketum Golkar Bahlil Candai Emil Dardak agar Gabung Golkar

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:38 WIB

Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM

Senin, 9 Februari 2026 - 23:18 WIB

Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Feb 2026 - 16:57 WIB