Bandarlampung (Dinamik.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan bahwa pergerakan harga telur di daerahnya masih terkendali serta sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan.
“Harga telur ayam di sejumlah pasar di Lampung fluktuatif ada yang Rp25 ribu per kilogram dan tertinggi Rp30 ribu per kilogram, namun ini masih sesuai dengan harga eceran tertinggi,” ujar Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan adanya perbedaan harga di tingkat pasar dipengaruhi oleh faktor jarak dan biaya distribusi, khususnya bagi pedagang kecil yang mengambil barang dari distributor yang relatif jauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selama belum melebihi harga eceran tertinggi, tidak masalah dan masih dalam batas wajar, kemungkinan ada pengaruh biaya transportasi,” ucap dia.
Ia mengatakan terkait dengan pakan ternak tidak terdapat kendala signifikan, meskipun harga jagung sebagai bahan baku pakan ternak agak meningkat di tingkat distributor dan pabrik.
“Pakan ternak relatif tidak ada masalah, hanya harga jagung di tingkat distributor agak meningkat saat sedang masa panen raya. Dan kami sedang mencari penyebabnya,” tambahnya.
Menurut dia, pemerintah daerah terus berupaya menjaga harga beragam komoditas pangan di daerahnya tetap terjaga serta tersedia bagi konsumsi masyarakat terutama saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.
“Sampai saat ini inflasi masih terkendali dengan baik, dan pemerintah daerah akan terus menjaga agar tetap terkendali sesuai rentang yang ditentukan,” ujar dia.
Meski demikian, pemerintah daerah pun tetap mewaspadai kenaikan sejumlah komoditas yang sering mengalami peningkatan harga seperti cabai, bawang merah, telur, dan daging ayam.
“Kami berupaya agar semua terkendali, saat ini stok tersedia. Sebab kalau tidak dijaga yang merasakan dampaknya adalah konsumen terutama dari kelas menengah dan bawah,” tambahnya.
Diketahui berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) harga telur ayam ras di Provinsi Lampung Jumat (20/2) rata-rata Rp29.900 per kilogram, sedangkan di berbagai provinsi secara nasional harga rata-rata telur sudah mencapai Rp32.400 per kilogram, (pin).

Penulis : Pina











