Bandarlampung, (Dinamik.id) ,- Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung menaruh perhatian serius terhadap kesiapan infrastruktur proteksi kebakaran di kota tersebut. Sorotan ini mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, 26 Februari 2026.
Dalam rapat terungkap bahwa lima ground tank atau tangki penampungan udara bawah tanah yang menjadi cadangan utama suplai udara belum berfungsi maksimal. Padahal, fasilitas tersebut sangat vital untuk mendukung jaringan hydrant pada saat proses pemadaman, terutama di kawasan padat penduduk dan fasilitas umum.
Ketua Komisi IV Asroni Paslah menegaskan kondisi ini berpotensi menghambat kecepatan dan efektivitas penanganan kebakaran. DPRD pun mendesak Pemkot segera melakukan audit teknis menyeluruh, menyusun langkah perbaikan, serta memastikan sistem proteksi kebakaran masuk prioritas perencanaan dan penganggaran daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pembenahan sarana, evaluasi standar keselamatan gedung publik juga dilakukan secara berkala. DPRD memastikan akan terus mengawal tindak lanjut hasil rapat demi menjamin keselamatan warga. (pin)












