Komisi IV DPRD Bandar Lampung Tegaskan THR Wajib Dibayar Tepat Waktu, Siap Awasi Perusahaan dan Pemkot

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah , menegaskan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, PPPK, maupun karyawan swasta merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sesuai ketentuan peraturan-undangan.

Menurut Asroni, THR adalah hak pekerja yang wajib membayar, terutama menjelang hari raya keagamaan. Untuk memastikan ASN dan PPPK, pemerintah daerah diminta pencairan tepat waktu sesuai regulasi pusat. Sementara bagi pekerja swasta, perusahaan diwajibkan membayar THR paling lambat H-7 sebelum hari raya.

Baca Juga :  Rolland Nurfa Ingatkan Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Terkait Pesantren

DPRD melalui fungsi pengawasan yang mendorong Pemkot Bandar Lampung dan seluruh perusahaan merealisasikan pembayaran THR secara penuh dan tidak ditunda, tegasnya, Selasa (3/3/2026)

Asroni menilai, kewajiban ini bukan hanya persoalan hukum, namun juga tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Baca Juga :  Kabar Duka: Suami Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Sri Ningsih Djamsari Meninggal Dunia

Ia juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk melakukan pengawasan di lapangan, termasuk mendorong pembentukan posko pengaduan dan pemantauan aktif terhadap perusahaan yang berpotensi menunggak.

Jika ada perusahaan yang mengaku kesulitan membayar, Asroni meminta agar kondisi keuangan disampaikan secara terbuka kepada Disnaker. Namun ia menegaskan, alasan tidak serta-merta menghapus kewajiban membayar THR. Pemerintah, katanya, memiliki mekanisme pembinaan hingga sanksi administratif bagi perusahaan yang melanggar.

Baca Juga :  Romi Husin Desak Satpol PP Tertibkan Banner Melanggar Perda

Bagi pekerja yang belum menerima THR, ia mengimbau agar segera melapor ke Disnaker dengan membawa bukti hubungan kerja untuk difasilitasi mediasi hingga penindakan bila diperlukan.

Sementara itu, Kepala Disnaker Bandar Lampung, M Yudhi , menyebut hingga saat ini belum membuka posko pengaduan THR bagi pekerja swasta. (Pin)

Berita Terkait

DPRD Bandar Lampung Sahkan Raperda APBD-P 2026, Defisit Rp87 Miliar
DPRD Bandar Lampung Minta Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Perencanaan dan Daya Tampung Sekolah
Kuota Dipertanyakan, DPRD Bandar Lampung Desak Transparansi SPMB
DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD
DPRD Kota Bongkar Polemik Sekolah Siger: Hibah Ratusan Juta, Izin Belum Tuntas, Aset Disorot
Asroni: Verifikasi SMA Siger Jangan Jadi Ajang Legitimasi
Ada 48 RT di Pesawahan Diduga Jabatan ‘Hantu’, DPRD Desak Pemilihan Ulang
Romi Husin Minta Semua Hiburan Malam Tutup saat Ramadhan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:28 WIB

DPRD Bandar Lampung Sahkan Raperda APBD-P 2026, Defisit Rp87 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPRD Bandar Lampung Minta Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Perencanaan dan Daya Tampung Sekolah

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:31 WIB

Kuota Dipertanyakan, DPRD Bandar Lampung Desak Transparansi SPMB

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:10 WIB

DPRD Bandar Lampung Paripurna Tetapkan Perda Pengelolaan BMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:40 WIB

DPRD Kota Bongkar Polemik Sekolah Siger: Hibah Ratusan Juta, Izin Belum Tuntas, Aset Disorot

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB