Kejari Pringsewu Eksekusi 1,8 Miliar Uang Pengganti Korupsi

Senin, 6 April 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu, (Dinamik.id) – Perkara dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2022 terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp602.706.672.
Dana hibah sebesar Rp3,28 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Pringsewu diduga diselewengkan melalui pembuatan proposal fiktif, penggelembungan anggaran, serta kegiatan yang tidak pernah dilaksanakan, termasuk kegiatan Markazul Qur’an.
.
Dalam perkara ini, Tri Prameswari selaku Bendahara LPTQ bersama Rustiyan selaku Sekretaris LPTQ, serta pihak terkait lainnya, terbukti terlibat dalam proses pencairan anggaran meskipun terdapat kegiatan fiktif.
Berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, kedua terpidana dibebankan membayar uang pengganti, masing-masing sebesar Rp268,2 juta untuk Tri Prameswari dan Rp215,2 juta untuk Rustiyan.

Baca Juga :  Pj Bupati Pringsewu Membuka Pekan Kebudayaan Daerah Pringsewu dan (GSMS) di Taman Wisata Teluk Kenyo

Kasus ini menjadi komitmen aparat penegak hukum dalam menindak tegas penyalahgunaan dana hibah serta mengembalikan kerugian keuangan negara. Negeri (Kejari) Pringsewu terus mengoptimalkan upaya pemulihan kerugian negara dari perkara tindak pidana korupsi. Hingga Senin (6/4/2026), total uang pengganti yang berhasil dieksekusi mencapai Rp1.803.370.088.
.
Eksekusi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang, di antaranya perkara Nomor: 29/Pid.Sus-TPK/2025/PN Tjk tanggal 27 Agustus 2025, di mana masing-masing terpidana telah melakukan pembayaran uang pengganti secara penuh.

Baca Juga :  Gerai Kedua di Provinsi Lampung, Alfamidi Super Pringsewu Grand Opening

Selain itu, Kepala Kejaksaan Negri Pringsewu Anggiat Pardede memberikan keterangan, tengah menangani perkara korupsi pada sektor perbankan, yakni kasus pengelolaan dana nasabah di Bank BRI Cabang Pringsewu yang melibatkan terpidana Cindy Almira E Cinatra Pahlevi selaku Relationship Manager Funding and Transaction (RMFT).

Dalam kurun waktu 2021 hingga 2025, terpidana diketahui melakukan perbuatan melawan hukum terkait pengelolaan dana nasabah dalam rekening deposito dengan total kerugian mencapai Rp17.960.000.000. Perkara tersebut telah diputus oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjung Karang dengan Nomor: 61/Pid.Sus-TPK/2025/PN TJK tanggal 9 Maret 2026.

Baca Juga :  Bupati Pringsewu Terima Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Akulturasi Budaya

Berdasarkan putusan tersebut, terpidana dibebankan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp17.960.000.000. Namun hingga saat ini, baru terealisasi pembayaran sebesar Rp1.319.907.412,39.
Sementara itu, sisa kewajiban sebesar Rp16.640.092.588 masih dalam proses eksekusi.

Kejari Pringsewu menegaskan bahwa sisa uang pengganti tersebut akan terus diupayakan melalui penyitaan dan pelelangan barang rampasan milik terpidana, guna memaksimalkan pengembalian kerugian negara.

Upaya ini merupakan komitmen Kejaksaan dalam penegakan hukum serta pemulihan keuangan negara, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi di wilayah hukum Pringsewu.”tutupnya. (rhn)

Penulis : Raihan

Editor : Pina

Berita Terkait

CV Salim Jaya Konstruksi Rekanan Jalan Bulukarto-Mataram Diduga Abaikan Pengawas dan Dinas PUPR
Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu
Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar
Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati
M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
170 Hektare Sawah di Pringsewu Terancam Puso Akibat Kekeringan
Sudah Di-hold, Pembangunan Masih Jalan; Wabup Pringsewu: Kalau Belum Berizin Berhenti

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Pilkakon Waluyojati, Panitia Ingatkan Calon dan Timses Patuhi Aturan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Rekanan Jalan Bulukarto–Mataram Diduga Abaikan Aturan, Terancam Dibongkar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Kekeringan Hingga Gagal Panen, Petani Pringsewu Tagih Janji Bupati

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB