Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak pekerja sedang melakukan pengecoran jalan, akibatnya diberlakukan pengaturan lalulintas buka tutup, Jumat (26/6). Pekerja lapangan mengaku tidak tahu keberadaan pengawas di lapangan.

i

Tampak pekerja sedang melakukan pengecoran jalan, akibatnya diberlakukan pengaturan lalulintas buka tutup, Jumat (26/6). Pekerja lapangan mengaku tidak tahu keberadaan pengawas di lapangan.

Pringsewu (dinamik.id)-Pihak Konsultan Pengawas CV RC Consultant, Rulliansyah membantah minimnya pengawasan Proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Pringsewu–Pardasuka.

Ia mengklarifikasi bahwa pengawasan di lapangan tetap berjalan dan tidak hanya dilakukan olehnya. Menurut Rulliansyah, selama dirinya berada di luar kota, pengawasan lapangan dilaksanakan oleh personel lain yang telah ditugaskan.

“Insya Allah ada petugas kami yang mengawasi di lapangan, yaitu Mbak Irma. Sementara di lokasi produksi beton (stockpile) ada Mas Muhammad yang bertugas sebagai pengawas kualitas produksi beton,” jelas Rulliansyah melalui pesan WhatsApp, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 22.00 malam.

Ia juga mengirimkan dokumentasi berupa foto yang menunjukkan keberadaan petugas pengawas di lokasi pekerjaan pada hari yang sama, sebagai bentuk klarifikasi atas pemberitaan sebelumnya.

Baca Juga :  Menkominfo Budi Arie Setiadi Buka Konvensi Nasional Media Massa HPN 2024

Berdasarkan tayangan di situs LPSE Pemerintah Provinsi Lampung, konsultan pengawas Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Pringsewu–Pardasuka (Link 034) dimenangkan CV RC Consultant yang berkantor di Jalan Nusa Indah No. 168 Tanjung Baru, Bandar Lampung dengan pagu anggaran Rp444 juta lebih.

Namun, berdasarkan pantauan wartawan pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 14.05 dan 16.30, pekerjaan pengecoran jalan dilakukan pihak rekanan yakni CV Mahardika Abiyakta Sentosa minim pengawasan.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pekerja di lokasi mengaku tidak mengetahui keberadaan pengawas proyek. “Pengawas tidak ada di sini, saya kurang tahu,” ujarnya singkat, Jumat (26/6) siang.

Baca Juga :  Warga Pertanyakan Profesionalitas, Rekanan Jalan Pringsewu-Pardasuka Bantah 'Mangkrak'

Di sisi lain, pelaksana proyek CV Mahardika Abiyakta Sentosa, Arman saat dikonfirmasi mengungkapkan alasan mengapa pihaknya hanya membongkar beberapa titik saja sebelum pengecoran.

Menurutnya, pekerjaan pembongkaran dilakukan secara selektif dan tidak menyeluruh karena mempertimbangkan kondisi jalan yang masih layak. “Memang benar hanya spot-spot saja yang kita hancurkan dan kita keruk, karena kondisi jalannya masih bagus,” jelas Arman.

Menanggapi pertanyaan mengenai volume dan spesifikasi pekerjaan, Arman menegaskan bahwa panjang penanganan bahkan melebihi rencana awal.

“Volume panjang 330 meter, aslinya 300 meter. Karena khawatir panjangnya kurang, makanya kami lebihkan. Untuk LC ketebalannya 10 sentimeter, rigid beton 30 sentimeter dengan lebar 6 meter,” terangnya.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Djunaidi Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung

Sementara itu, Tokoh Pemuda setempat, Afif berharap pekerjaan jalan yang berada di depan rumah Bupati Pringsewu itu benar-benar diawasi agar dikerjakan sesuai ketentuan sehingga menghasilkan kualitas jalan yang baik dan tahan lama.

Di sisi lain, jika berdasarkan UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, konsultan pengawas memiliki tanggungjawab memastikan kualitas dan kuantitas mulai dari pemeriksaan material, menguji mutu, dan memastikan metode pelaksanaan di lapangan oleh kontraktor tepat dan aman. (Rhn)

Berita Terkait

Jalankan Amanah Rakyat, Anggota DPR Fraksi Golkar Aprozi Alam Salurkan KIP Madrasah se Lampung
Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’
Aspeknas Lampung Geram dengan Dugaan Praktik ‘Pinjam Bendera’ Abaikan Profesionalisme
Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengaku Diancam Tetangga, Terpaksa Mengungsi Dini Hari
Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen
Kadin Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Investasi Usai Bertemu Presiden Prabowo
PWI Lampung Tetapkan 14 Kontingen Porwanas Cabor Karaoke 2027, Ini Daftarnya!
Yuhadi Optimistis Sapu Bersih 6 Emas Cabor Karoke di Porwanas Lampung 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Jalankan Amanah Rakyat, Anggota DPR Fraksi Golkar Aprozi Alam Salurkan KIP Madrasah se Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Aspeknas Lampung Geram dengan Dugaan Praktik ‘Pinjam Bendera’ Abaikan Profesionalisme

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Keluarga Pengurus PWI Lampung Mengaku Diancam Tetangga, Terpaksa Mengungsi Dini Hari

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen

Berita Terbaru

Provinsi

Gubernur Lampung Lepas 598 Pramuka di Jamnas XII 2026

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:56 WIB