Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu, (Dinamik.id) – Keinginan seorang perempuan muda untuk menghindari pertemuan dengan suami sirinya berakhir tragis. Setelah sempat menolak ajakan bertemu sejak sore hari, perempuan berusia 20 tahun itu akhirnya keluar rumah pada Jumat (26/6/2026) malam. Tak lama kemudian, ia ditemukan meninggal dunia diduga akibat ditusuk menggunakan senjata tajam.

Korban diketahui bernama Anes Wulandari (20), warga Dusun 5, Pekon Pemenang, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. Sementara pria yang diduga menjadi pelaku adalah Heru Purwanto (43), seorang buruh asal Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.

Kapolsek Pagelaran Iptu Agus Dharmawan, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, membenarkan peristiwa tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mendalami motif serta rangkaian kejadian.

“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini Satreskrim Polres Pringsewu bersama Polsek Pagelaran masih melakukan penyelidikan, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap secara jelas kronologi dan motif kejadian,” kata Iptu Agus, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga :  Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula pada Jumat (26/6) sekitar pukul 17.00 WIB ketika korban berjalan menuju warung. Saat itu, korban sempat ditegur oleh Heru yang berada di teras rumah salah seorang warga. Namun, korban memilih mengabaikan teguran tersebut.

Sekitar 30 menit kemudian, Heru kembali berupaya menemui korban dengan meminta bantuan adik korban, agar menyampaikan pesan bahwa dirinya ingin bertemu. Namun permintaan tersebut ditolak karena korban tidak bersedia menemui Heru.

Pada malam harinya sekitar pukul 22.30 WIB, Heru kembali mendatangi rumah korban. Saat itu korban sedang merawat ayahnya yang sakit. Dengan alasan ada pembicaraan penting, Heru berhasil mengajak korban keluar rumah.

Baca Juga :  Terungkap! Komplotan Pencuri Sapi yang Beraksi 3 Tahun di Pringsewu Dibekuk Polisi

Sekitar 20 meter dari rumah korban, tepat di samping rumah seorang warga, keduanya diduga terlibat cekcok. Beberapa saat kemudian terdengar teriakan seorang perempuan meminta tolong.

Seorang warga bernama Erwanto yang mendengar teriakan itu langsung keluar rumah dan melihat seorang pria berlari meninggalkan lokasi. Ia sempat mengejar pria tersebut hingga ke arah kebun sambil meminta bantuan warga sekitar.

Saat pencarian berlangsung, warga justru menemukan Heru tergeletak telungkup di bekas kolam ikan dalam kondisi mengalami luka tusuk di bagian perut hingga ususnya terburai. Pria tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Pringsewu untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dari keterangan awal yang diperoleh penyidik, yang bersangkutan mengaku melukai dirinya sendiri setelah diduga melakukan penusukan terhadap korban. Namun seluruh keterangan tersebut masih kami dalami dan akan dibuktikan melalui proses penyidikan,” jelas Iptu Agus.

Baca Juga :  Tagana Pringsewu Lampung Hadir Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Menghadapai Potensi Bencana

Selain melakukan olah TKP, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis pisau yang diduga digunakan Heru untuk menusuk korban sebelum akhirnya melukai dirinya sendiri. Pisau tersebut kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan akan menjalani pemeriksaan forensik guna memperkuat pembuktian dalam perkara tersebut.

Kapolsek juga mengungkap bahwa korban dan Heru merupakan pasangan suami istri siri. Hubungan keduanya diketahui sudah lama tidak harmonis dan telah berpisah tempat tinggal.

Ditambahkannya, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan pada Sabtu pagi (27/6/2026) di TPU Pekon Pamenang. Sementara itu, pelaku masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jenazah korban dimakamkan pada Sabtu pagi di TPU Pekon Pamenang, sementara pelaku masih berada di rumah sakit,” tandasnya.(*)

Penulis : Raihan

Editor : Pina

Berita Terkait

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua
Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026
Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia
Konsultan Bantah Minimnya Pengawasan Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka
Konsultan Dibayar Rp444 Juta, Pekerjaan Jalan Pringsewu–Pardasuka Diduga Minim Pengawasan
DPRD Soroti Potensi Kebocoran Retribusi Parkir Pringsewu, Evaluasi Target PAD!

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:29 WIB

Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:23 WIB

Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:45 WIB

Hari Kedua Pencarian, Dua Remaja yang Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Korupsi

Selasa, 14 Jul 2026 - 18:32 WIB