Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Lampung sepakati belanja daerah sebesar Rp7,99 triliun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Dinamik.id) – Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Lampung menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2026 dengan alokasi belanja daerah ditetapkan sebesar Rp7,99 triliun.(8/08/2026)

“Kesepakatan ini merupakan wujud komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan fungsi pemerintahan, penganggaran, dan pengawasan secara sinergis,” ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Sabtu.

Ia mengatakan dalam nota kesepahaman tersebut disepakati struktur perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 dengan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp6,99 triliun dan belanja daerah sebesar Rp7,99 triliun.

Baca Juga :  Bupati Pesawaran Dampingi Wagub Operasi Pasar Murah

Sementara itu, penerimaan pembiayaan daerah ditetapkan sebesar Rp1,09 triliun dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp100 miliar.

“Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah untuk menyesuaikan dinamika pembangunan dan perubahan asumsi yang mempengaruhi struktur APBD,” katanya.

Dia menjelaskan, selain menyepakati struktur anggaran, Tim Anggaran Pemerintah Daerah bersama Badan Anggaran DPRD Lampung juga menetapkan asumsi makro ekonomi Provinsi Lampung hingga akhir 2026.

Target tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,30-5,80 persen, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita atas dasar harga berlaku sebesar Rp58 juta-Rp62 juta, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 74,00-74,40 poin, tingkat pengangguran terbuka 3,51-4,05 persen.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Djunaidi : Idul Adha Mengajarkan Nilai-nilai Kepedulian Sosial

Kemudian, tingkat kemiskinan 8,90-9,65 persen, gini rasio 0,274-0,286, inflasi 2,5 persen plus minus 1 persen, tingkat kemantapan jalan 83,55-85,70 persen, nilai tukar petani (NTP) 129,50-131,70, persentase pendapatan asli daerah (PAD) yang diproyeksikan menurun 0,43 persen dibandingkan APBD 2026, serta penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 62,41-64,03 persen.

“Selanjutnya Pemerintah Provinsi Lampung akan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 berdasarkan hasil kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS yang telah disetujui bersama,” ujar dia lagi.

Baca Juga :  Gubernur Melantik Penjabat Bupati Pringsewu, Mesuji, dan Tubaba

Ia menegaskan pemerintah daerah juga berkomitmen mengarahkan setiap kebijakan anggaran pada pencapaian prioritas pembangunan daerah yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat berlangsung secara konstruktif dan selesai tepat waktu, sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan efektif, efisien, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya pula.

Berita Terkait

Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK
Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung
Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan
Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026
Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam
Lukman Pura Kembali Jabat Direktur RSUDAM, Sekprov Marindo: Percepat Pelayanan!
KPK Jadikan Program Pendidikan Antikorupsi Gubernur Lampung Percontohan
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Gubernur Lampung Pastikan Pantau Secara Berkala Kondisi Satwa di TNWK

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Udara Bandar Lampung Aman, Warga Diimbau Tetap Jaga Kesehatan dan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Serius Kelola Zakat, Gubernur Lampung Raih Grand Baznas Award 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Dinilai Arogan dan Batasi Kerja Jurnalis, Sikap Tim Media Gubernur Lampung Dikecam

Berita Terbaru

Pemerintahan

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Perkuat Hilirisasi Perkebunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:51 WIB

Pringsewu

Pilkakon Tanjung Dalam Ricuh, Penghitungan Suara Dihentikan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:21 WIB