Dugaan Skandal Pungli dan Narkoba, Lapas IIA Kalianda Lampung Selatan Dikecam!

Selasa, 16 April 2024 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan (dinamik.id) – Berita mengenai dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum pegawai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan, telah menjadi sorotan media. Dilaporkan bahwa dua orang oknum pejabat di lapas tersebut melakukan pungutan liar (pungli) hingga mencapai 50 juta terhadap warga binaan yang tersandung kasus narkoba, Selasa 16 April 2024.

Tim media melakukan investigasi di lapangan berhasil mengumpulkan bukti adanya praktik pungli tersebut. Menurut informasi yang dihimpun, beberapa narapidana telah melakukan pembayaran tidak resmi kepada beberapa pegawai di lapas tersebut. Kejadian ini semakin memperparah citra Lapas Kelas IIA Kalianda yang sebelumnya sudah tercoreng akibat kasus serupa.

Baca Juga :  Pemkot Bandarlampung terus berkoordinasi terkait legalitas SMA Siger

Dalam pemeriksaan baru-baru ini, hasil tes urin menunjukkan bahwa sepuluh narapidana di lapas tersebut positif menggunakan narkoba. Hal ini menambah daftar masalah yang dihadapi oleh lembaga pemasyarakatan ini.

Baca Juga :  Bandarlampung jadi daerah idaman untuk investasi

Kepala Lapas IIA Kalianda Lampung Selatan, Chandran Lestiyono, menyampaikan bahwa dari 30 narapidana narkoba yang menjadi binaan, 10 di antaranya dinyatakan positif. Namun, perlu dicatat bahwa tidak ada pelimpahan ke Aparat Penegak Hukum (APH), dan narapidana yang terbukti positif telah dipindahkan ke Kota Bumi Lampung Utara setelah dilakukan razia di Blok B dan C.

Baca Juga :  KNPI Lampung dan Kota Kolaborasi Bagikan  Ratusan Daging Kurban ke Masyarakat dan OKP

Dugaan peredaran narkoba di Lapas IIA Kalianda Lampung Selatan terbukti dari hasil razia kamar narapidana, di mana 10 di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Masyarakat prihatin atas kejadian ini dan mengecam tindakan yang dilakukan di Lapas IIA Kalianda Lampung Selatan. (Pin)

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB