FP Bersama Badan Karantina Lampung dan PDHI Gelar Vaksin Gratis

Senin, 7 Oktober 2024 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Dinamik.id) – Pertanian ( FP ) Universitas Lampung ( Unila ) bekerja sama dengan Badan Karantina Pertanian Lampung, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Fakultas Veteran, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, menggelar vaksinasi rabies gratis pada Minggu, 6 Oktober 2024 , di kampus setempat.

Kegiatan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia 2024 dengan tema “ Melanggar Batas Rabies .” Kegiatan bertujuan untuk menularkan rabies hingga mencapai zero case pada tahun 2030 mendatang.

Baca Juga :  Kontribusi dalam Pengembangan Pendidikan Bahasa, PBI Kembali Adakan International Talk

Vaksinasi rabies diperuntukkan bagi 365 ekor anjing dan kucing dan dihadiri langsung Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, MT

Dr. Suripto dalam pidatonya menjelaskan bahaya rabies dan mengungkapkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit ini masih kurang. Oleh karena itu, Unila siap bekerja sama dan berkontribusi dengan instansi terkait untuk memberantas rabies.

“Sebagai agen perubahan, mahasiswa harus mampu menyampaikan informasi tentang rabies kepada masyarakat, terutama mengenai bahaya yang ditimbulkannya. Dengan cara ini, tantangan utama dalam penanganan rabies dapat teratasi,” ungkap Suripto.

Baca Juga :  UIN Raden Intan Lampung Resmi Buka Program Doktor Ekonomi Syariah

Rabies merupakan penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pada manusia dan hewan berdarah panas, seperti anjing, kucing, kelelawar pusat, dan kera. Karena menular melalui gigitan, virus ini dianggap sebagai zoonosis.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. Edwin Rusli, MKM, juga menyampaikan harapannya terkait tema Melanggar Batas Rabies . Ia berharap, tema ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan rabies.

Baca Juga :  Siap Unggul, UIN RIL Perkuat Tata Kelola Perguruan Tinggi

“Tema Breaking Rabies Boundaries sengaja diusung agar masyarakat dapat mengatasi masalah rabies. Misalnya dengan mengimplementasikan one health, yaitu metode kerja sama lintas sektor yang mengedepankan tiga prinsip utama, yakni kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi”.

Melalui konsep one health, pemberantasan rabies dapat mencapai zero case pada tahun 2030. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize dan pengumuman pemenang lomba mewarnai yang diikuti belasan anak. (Pin)

Berita Terkait

Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031
IKA SUKA Lampung Resmi Reorganisasi, Menteri PPPA Tekankan Soliditas Alumni
Demi Masa Depan UNILA, Ferdiansyah Suarakan Harapan Calon Rektor dari Internal
Safari Daud Pimpin IKA SUKA Lampung, Siap Perkuat Peran Alumni untuk Daerah
BPMP, BGTK, Balai Bahasa, dan Dewan Pendidikan Bahas Arah Kebijakan Pendidikan Lampung
Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026
Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:48 WIB

IKA SUKA Lampung Resmi Reorganisasi, Menteri PPPA Tekankan Soliditas Alumni

Senin, 27 Juli 2026 - 21:46 WIB

Demi Masa Depan UNILA, Ferdiansyah Suarakan Harapan Calon Rektor dari Internal

Senin, 27 Juli 2026 - 14:37 WIB

Safari Daud Pimpin IKA SUKA Lampung, Siap Perkuat Peran Alumni untuk Daerah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:34 WIB

BPMP, BGTK, Balai Bahasa, dan Dewan Pendidikan Bahas Arah Kebijakan Pendidikan Lampung

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:09 WIB