Kolaborasi Mural untuk Wujudkan Lampung yang Damai dan Indah

Selasa, 13 Mei 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Komunitas Mural Nusantara Art Project bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Lampung menggelar aksi mural bertema “Lampung Damai dan Indah” pada Selasa, 13 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Kartini No 21, Durian Payung, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung.

Andri Sugiarto, Koordinator Tim Mural Nusantara Art Project, menjelaskan bahwa tujuan aksi ini tidak hanya untuk memperindah ruang publik tetapi juga untuk memberdayakan komunitas street punk yang kerap dipandang negatif. “Tujuan kami bukan hanya memperindah ruang publik, tapi juga memberdayakan komunitas street punk yang sering dianggap negatif. Mereka punya potensi besar dalam seni jalanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sarasehan IKBA Teknik Mesin Rangsang Kolaborasi Antaralumni

Kegiatan ini merupakan volume kedua dari proyek mural yang sebelumnya dilakukan di kawasan Tugu Adipura. Pada saat itu, tim mural memperbaiki dinding di sekitar lampu merah yang dinilai berantakan. “Alhamdulillah, kegiatan pertama kami mendapat apresiasi positif dari mahasiswa dan masyarakat. Ini bentuk Seni Nasionalisme yang melibatkan komunitas street punk lokal,” tambah Andri.

Baca Juga :  FH Gaungkan Pencanangan ZI Menuju WBK WBBM

Angga Saputra, Ketua PMII Komisariat Universitas Lampung, turut menyampaikan bahwa seluruh pendanaan kegiatan mural ini diperoleh dari hasil patungan para relawan pecinta seni mural. “Untuk dana sendiri kita patungan, dari relawan-relawan pecinta seni mural jalanan, termasuk komunitas street punk. Jadi tidak ada bantuan dari pemerintah kota ataupun provinsi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga hasil karya mural tersebut agar tetap terjaga keindahannya. “Setelah kami mural ini tolong dijaga lah keindahan gambarnya. Kan sekarang ini banyak kawan-kawan kita juga yang street art dan street punk. Jadi saya minta tolong berhenti lah coret-coret yang dapat merusak keindahan kota Bandar Lampung. Kalau bisa kita jagalah keindahan kota Bandar Lampung ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  Unila Gelar Acara Ngansis Percepat Kelulusan Magister Teknik Sipil

Kegiatan mural ini menjadi upaya nyata komunitas seni jalanan dan street punk dalam menyuarakan pesan perdamaian dan estetika kota, sembari mengubah stigma negatif terhadap komunitas punk dan seniman jalanan di Lampung. (merdi)

Berita Terkait

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031
Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031
Demi Masa Depan UNILA, Ferdiansyah Suarakan Harapan Calon Rektor dari Internal
Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam
FKIPKampus BerdampakKemitraan Berdampak
Unila dan UI GreenMetric Perkuat Kolaborasi Keberlanjutan
FKIP Berperan dalam Keanggotaan Unila di Jaringan Internasional EDLAN

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031

Senin, 27 Juli 2026 - 21:46 WIB

Demi Masa Depan UNILA, Ferdiansyah Suarakan Harapan Calon Rektor dari Internal

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:41 WIB

Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam

Berita Terbaru