PWI Lampung Tegaskan Kebudayaan Daerah Sebagai Penopang Identitas Nasional

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. Saat kegiatan diskusi kebudayaan yang di gelar PWI Provinsi Lampung

Doc. Saat kegiatan diskusi kebudayaan yang di gelar PWI Provinsi Lampung

Bandar Lampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung menggelar Diskusi Kebudayaan bertema “Budaya Daerah sebagai Identitas Nasional” di Ballroom Hotel Emersia, Senin 11 Agustus 2025.

Acara dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Ganjar Jationo. Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni tokoh budaya Ansyori Dhausal, tokoh adat Mawardi Harirama, dan Ketua Dewan Kesenian Lampung Satria Bangsawan.

Baca Juga :  PJ Bupati Mesuji Sulpakar, Jadi Irup HUT KE-60 Provinsi Lampung dan HUT Sat Pol PP KE-74 serta HUT KE-62 Sat Linmas Tahun 2024

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyoroti minimnya ruang diskusi kebudayaan di daerah. Menurutnya, PWI telah lama memberi perhatian terhadap sektor ini, termasuk melalui Anugerah Kebudayaan yang rutin digelar pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

“Kebudayaan adalah identitas Indonesia. Kepala daerah bersama insan pers punya peran strategis memajukannya,” ujarnya.

Ganjar Jationo, mewakili Gubernur, menyebut kebudayaan daerah sebagai jantung identitas nasional. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan nilai, bahasa, dan tradisi lokal di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi.

Baca Juga :  Ini Daftar 7 Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023

Media massa dan media sosial, lanjut Ganjar, memegang peran penting dalam pelestarian budaya. “Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan kebudayaan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Mulai dari pelestarian cagar budaya, penguatan bahasa dan seni daerah, pengembangan museum dan festival, hingga ekonomi kreatif berbasis budaya,” jelasnya.

Berita Terkait

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata
Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi
KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026
PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri
Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi
Ketum KNPI Haris Pertama ‘Pasang Badan’ Bela Presiden Prabowo Hadapi Upaya Pemakzulan, KNPI Lampung: Siap Amankan!
Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:46 WIB

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 April 2026 - 13:42 WIB

Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi

Senin, 13 April 2026 - 12:45 WIB

KONI Lampura Gelar Rapat Kerja Kesiapan Hadapi POPROV 2026

Minggu, 12 April 2026 - 16:12 WIB

PMII Bandar Lampung Gelar Aksi 1.000 Lilin untuk Dua Kader Kopri

Sabtu, 11 April 2026 - 19:12 WIB

Haris Pertama ‘Sentil’ Ubedillah Badrun: Jangan Bungkus Opini Politis Pakai Jubah Akademisi

Berita Terbaru

Berita

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Senin, 13 Apr 2026 - 18:46 WIB