BGN Bahas Pendirian Sentra Gizi, DPRD Lampung Tekankan Pengawasan MBG

Selasa, 23 September 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Kasubag TU Kantor Pemenuhan Pelayanan Gizi (KPPG) Badan Gizi Nasional (BGN), Fitra Alfarizi, bersama rombongan mengunjungi Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, dan Ketua Komisi I, Garinca Reza Fahlevi, Senin (22/9/2025).

Fitra menjelaskan, salah satu poin kunjungan tersebut adalah menyampaikan upaya BGN RI terkait pendirian Sentra Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) sekaligus rencana merekrut relawan dari desil 1 dan desil 2 untuk mendukung pengurangan angka kemiskinan.

“Agenda kedua kami adalah diskusi dengan Ketua Komisi I untuk mitigasi potensi kelangkaan bahan pokok dan bahan pangan ketika dapur sudah 100 persen beroperasi. Salah satunya tentang dukungan Pemprov Lampung lewat Dinas Kesehatan untuk melakukan sertifikasi tinjauan makanan,” ujar Fitra.

Baca Juga :  IKAM Pagardewa Adakan Buka Puasa Bersama

Ia juga memaparkan perkembangan dapur MBG di Lampung yang saat ini mencapai 467 unit atau 56 persen dari kebutuhan. Angka tersebut menjadi persentase tertinggi di Indonesia dengan penerima manfaat sekitar 1,2 juta orang.

“Kalau jumlah dapur, kita nomor empat di Indonesia, di bawah Jawa Barat dan Jawa Timur karena wilayah mereka lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Iqbal Ardiansyah: Calon Pemimpin Muda dalam Pilwalkot Bandarlampung 2024

Pencapaian ini, menurutnya merupakan hasil kerja sama dari seluruh sektor.

“Ke depan kami butuh dorongan dan masukan dari DPRD Provinsi Lampung agar sama-sama melakukan fungsi pengawasan sehingga dapur ini bisa lebih baik dan bermanfaat,” imbuhnya.

Fitra menegaskan, pihaknya juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mencegah kasus keracunan makanan.

“Mitigasi kepada makanan-makanan basi itu akan kami lakukan. Kami akan melakukan quality control untuk memastikan dapur beroperasi dengan baik. Insya Allah nantinya tidak akan ada lagi kejadian-kejadian seperti ini. Kami harap nantinya makanan bergizi gratis bisa zero accident,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Lantik M Junaidi Sebagai PAW Anggota DPRD Lampung 2019-2024

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Lampung, Garinca Reza Fahlevi, menekankan pentingnya pengawasan agar program MBG benar-benar tepat sasaran.

“Yang menjadi fokus kami di DPRD adalah pengawasan bagaimana agar keracunan MBG tidak terjadi lagi. Harapannya program MBG bisa sejalan dengan tujuan awal, yakni menciptakan makanan bergizi yang higienis dan sehat untuk kesehatan anak-anak kita di Lampung,” ujar Garinca. (AMD)

Berita Terkait

PKB Lampung Inisiasi Gerakan Anti Kekerasan, Pesantren se-Lampung Sepakati Komitmen Bersama Lindungi Santri
Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP
Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi
Handitya Narapati Siap Nahkodai Golkar Bandarlampung, 15 PK dan AMPG Solid Dukung
Pindang dan Sambal Terasi Menu Favorit Ketua MPR Ahmad Muzani saat Kunjungi Dapil
Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:17 WIB

PKB Lampung Inisiasi Gerakan Anti Kekerasan, Pesantren se-Lampung Sepakati Komitmen Bersama Lindungi Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:15 WIB

Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:04 WIB

Handitya Narapati Siap Nahkodai Golkar Bandarlampung, 15 PK dan AMPG Solid Dukung

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:13 WIB

Pindang dan Sambal Terasi Menu Favorit Ketua MPR Ahmad Muzani saat Kunjungi Dapil

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap di angka Rp15.700 per liter, Sabtu.

Ekonomi dan Kreatif

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:43 WIB