Komisi II DPRD Bandar Lampung Minta Pemkot Modernisasi Pengelolaan Parkir

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung Badri Yusuf.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung Badri Yusuf.

Bandar Lampung (dinamik.id)-Anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung Badri Yusuf meminta pemerintah kota setempat segera memodernisasi sistem pengelolaan dan penarikan retribusi parkir yang masih menerapkan pola manual, Selasa (24/2/2026).

Desakan ini muncul setelah capaian retribusi parkir tahun 2025 hanya menembus Rp500 juta lebih, jauh panggang dari target Rp2 miliar yang ditetapkan pemerintah daerah.

Anggota Komisi II DPRD, Badri Yusuf, menilai sistem manual menjadi akar persoalan karena pencatatan tidak berlangsung secara real time, sehingga berpotensi menimbulkan kebocoran penerimaan.

Menurutnya, sistem digital akan memungkinkan seluruh transaksi parkir tercatat otomatis dan langsung masuk ke kas daerah, sekaligus memudahkan pemantauan harian di setiap titik parkir.

“Siapa pun pihak pengelola parkir, baik pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, maupun pihak swasta, bukanlah persoalan utama. Yang terpenting adalah pembaruan sistem agar tidak lagi menggunakan metode lama yang rentan celah,” tegas Badri, Selasa (24/2).

Baca Juga :  Legislatif Bandar Lampung Uji Publik Raperda Penataan Pengembangan Ekonomi Kreatif

DPRD mencatat, dari ratusan titik parkir yang berpotensi menghasilkan pendapatan, baru sekitar 24 titik yang dikelola Dishub dan tercatat masuk ke kas daerah. Kondisi ini dinilai perlu kajian menyeluruh untuk mengetahui penyebab minimnya data penerimaan yang tercatat resmi.

Evaluasi, lanjutnya, perlu melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) guna memastikan apakah persoalan terletak pada lemahnya pengawasan atau sistem pencatatan yang belum optimal.

Terkait dugaan adanya oknum yang memanfaatkan kelemahan sistem, DPRD menyatakan belum dapat menyimpulkan tanpa pembuktian. Namun, sistem yang membuka celah dinilai berisiko memicu praktik penyimpangan.

Baca Juga :  KPU Gelar Debat Publik Terakhir Pilwakot Bandar Lampung Siang Hari

“Intinya kita sesuai dengan tupoksi, diantaranya DPRD mendorong penerapan digitalisasi retribusi parkir seperti yang telah diterapkan di sejumlah daerah, di mana transaksi langsung terhubung dengan sistem perbankan dan kas daerah. Cara ini bisa meningkatkan PAD dan butuh komitmen dan inovasi pemerintah daerah,” tegasnya. (Amd)

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Bandar Lampung dan OPD Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD 2025
Komisi IV Minta Pemkot Benahi RTH dan Tertibkan Iklan Rokok
Komisi I Minta Pemkot Bandar Lampung Cairkan THR Pegawai Tepat Waktu
DPRD Bandar Lampung Soroti Pengelolaan Dana BOK/BLUD Puskesmas
PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Program Lamban Zakat PKB
DPRD Desak Pemkot Bandar Lampung Serius Sikapi Tingginya Kasus HIV
Ketua Fraksi Golkar: Ramadan Momentum Pererat Solidaritas dan Persaudaraan
Romi Husin Desak Satpol PP Tertibkan Banner Melanggar Perda

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:13 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung dan OPD Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD 2025

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:47 WIB

Komisi IV Minta Pemkot Benahi RTH dan Tertibkan Iklan Rokok

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:55 WIB

Komisi I Minta Pemkot Bandar Lampung Cairkan THR Pegawai Tepat Waktu

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:37 WIB

Komisi II DPRD Bandar Lampung Minta Pemkot Modernisasi Pengelolaan Parkir

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:43 WIB

DPRD Bandar Lampung Soroti Pengelolaan Dana BOK/BLUD Puskesmas

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah, Sri Ningsih Djamsari dan jajaran pimpinan dan anggota Komisi IV saat memimpin rapat dengar pendapat (RDP) dengan agenda evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat Komisi IV, Jumat (27/2/2026).

DPRD Bandar Lampung

Komisi IV DPRD Bandar Lampung dan OPD Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD 2025

Jumat, 27 Feb 2026 - 15:13 WIB