Reses di Lampung Utara dan Way Kanan, Khoir Serap Aspirasi BPJS Mati hingga Infrastruktur Jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, (dinamik.id) — Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan Lampung Utara dan Way Kanan, Fatikhatul Khoiriyah, menggelar reses di 12 titik yang tersebar di dapilnya, termasuk di Kecamatan Sungkai Utara.

Dalam rangkaian reses tersebut, berbagai persoalan mendasar disampaikan masyarakat. Salah satu keluhan utama adalah banyaknya kartu BPJS yang tidak aktif (mati), sehingga warga kesulitan mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

Selain itu, masyarakat juga meminta bantuan pembangunan jalan desa yang rusak. Kondisi infrastruktur yang belum memadai dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, terutama di wilayah pedesaan.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Lampung Dorong Disperindag Pantau Harga Bahan Pokok Setiap Waktu

Aspirasi lain yang mencuat adalah perhatian terhadap guru ngaji di kampung-kampung. Warga berharap ada dukungan dan penghargaan yang lebih layak bagi para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam pendidikan keagamaan masyarakat.

Tak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan untuk pondok pesantren, masjid, dan mushola sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas ibadah dan pendidikan agama.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Dukung Langkah DPR RI- ATR/BPN Ukur Ulang HGU SGC

Di sektor ekonomi, warga turut meminta bantuan bibit ikan guna mendukung usaha perikanan skala kecil yang menjadi sumber penghasilan tambahan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fatikhatul Khoiriyah menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan di tingkat provinsi.

Baca Juga :  Prodi MAP FKIP Unila Belajar Proses Pengambilan Kebijakan Pendidikan ke Komisi V DPRD Lampung

“Reses ini adalah ruang bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan riil mereka. Masalah kesehatan, infrastruktur, pendidikan agama, hingga pemberdayaan ekonomi akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian serius,” ujar Khoir sapaan akrabnya, Rabu (4/3/2026).

Khoir berharap sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dapat mempercepat penyelesaian persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat di Lampung Utara dan Way Kanan. (*)

Penulis : Mufid

Editor : Pina

Berita Terkait

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan
Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO
Komisi I DPRD Lampung segera Agendakan RDP dengan Kapolda
Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Langkah Cepat Pemerintah
Ketua DPRD Lampung Sambut Kunjungan Perdana Wapres Gibran di Bumi Ruwa Jurai

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB

DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:02 WIB

Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO

Berita Terbaru