Dari Buka Puasa ke Buka Fakta: Forum Publik di Talangsari Ingatkan Negara soal Keadilan

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur, (dinamik.id) — Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang refleksi moral untuk kembali membuka ingatan tentang peristiwa kelam bangsa. Melalui diskusi publik bertajuk “Buka Puasa, Buka Fakta: Talangsari dan Problem Keadilan”, Lembaga Bantuan Hukum Dharma Loka Nusantara mengajak masyarakat, korban, dan negara untuk menatap kembali Tragedi Talangsari 1989 yang hingga kini masih menyisakan persoalan keadilan dan pemulihan bagi para korban.

Kegiatan yang akan digelar pada Jumat, 13 Maret 2026 di Dusun Talangsari, Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka sekaligus pengingat bahwa penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu tidak boleh berhenti oleh waktu.

Baca Juga :  Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3

Forum ini akan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM RI Munafrizal Manan, Ketua Paguyuban Keluarga Korban Talangsari Lampung Edi Arsadad, Sastrawan Yulizar Lubay, serta Direktur LBH Dharma Loka Nusantara Ahmad Hadi Baladi Ummah.

Direktur LBH Dharma Loka Nusantara, Ahmad Hadi Baladi Ummah yang akrab disapa Pupung, menyampaikan bahwa Ramadan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga momentum moral untuk menegakkan keadilan.

“Ramadan mengajarkan kita tentang kejujuran, keberanian, dan keberpihakan pada kebenaran. Karena itu, di bulan suci ini kita tidak hanya berbuka puasa dari lapar dan dahaga, tetapi juga berusaha membuka fakta tentang sejarah yang selama ini tertutup. Talangsari adalah luka kemanusiaan yang tidak boleh dilupakan,” ujar Pupung, Kamis (12/3/2026)

Baca Juga :  Unila Gelar Sarasehan Media Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Menurutnya, mengingat kembali tragedi kemanusiaan bukanlah upaya membuka luka lama, melainkan bagian dari tanggung jawab moral agar bangsa ini tidak kehilangan nurani.

“Keadilan tidak boleh tertunda oleh waktu. Selama para korban belum mendapatkan pemulihan yang layak, selama itu pula tugas kita sebagai masyarakat sipil adalah menjaga ingatan dan terus mengetuk pintu keadilan. Ramadan adalah bulan yang tepat untuk mengingatkan bahwa keadilan adalah bagian dari nilai kemanusiaan dan juga nilai keimanan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Lampung Ajak Keluarga Awasi Anak Selama Liburan Nataru 2024

Melalui kegiatan ini, LBH Dharma Loka Nusantara berharap Ramadan dapat menjadi momentum memperkuat solidaritas kemanusiaan, membuka ruang dialog antara korban, masyarakat sipil, dan negara, serta mendorong langkah konkret dalam penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu secara adil dan bermartabat.

Kegiatan “Buka Puasa, Buka Fakta” terbuka bagi masyarakat umum, aktivis, mahasiswa, dan seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap perjuangan keadilan dan hak asasi manusia. (Amd)

Berita Terkait

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum
Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:52 WIB

Matrikulasi MH Universitas Saburai, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Pemikir Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Berita Terbaru