Unggul Cepat, Persija Gagal Pertahankan Keunggulan Usai Kartu Merah

Minggu, 5 April 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Persija Jakarta gagal mempertahankan keunggulan meski sempat mencetak gol cepat, dan harus mengakui kemenangan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-3 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026).

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengatakan timnya sebenarnya memulai pertandingan sesuai rencana dengan mencetak gol di menit awal.

“Kami mulai pertandingan sesuai rencana dan berhasil cetak gol diawal pertandingan. Tapi setelah itu kami tidak bisa bicara lebih karena ada kartu merah. Karena ada kartu merah jadi susah kami untuk bermain,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.

Baca Juga :  POBSI Lampung Dorong Biliar Masuk Ekstrakurikuler SMA di Lampung

Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Jordi Amat menerima kartu merah pada menit ke-49.

Kondisi tersebut membuat Persija kesulitan menjaga ritme permainan, terlebih beberapa pemain dinilai tidak tampil maksimal.

Baca Juga :  Atlet Catur PWI Lampung Rudi Candra Sumbang Emas di Porwanas Kalsel 2024

“Ada beberapa pemain tidak dalam performa terbaik dan kekurangan satu pemain jadi kesusahan. Kami coba berusaha keras dengan kekurangan satu pemain itu,” kata Souza.

Pelatih berkebangsaan Brazil ini juga menyoroti jalannya pertandingan yang diwarnai gol dari situasi bola mati, baik untuk Persija maupun Bhayangkara.

“Kami dapat gol dan juga dibobol dari bola mati. Kami sudah mencoba meraih hasil maksimal,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kobel SC Gelar Tasyakuran atas Capaian Atlit Binaannya di PON XXI Aceh, Sumatera Utara

Menurutnya, Bhayangkara mampu memanfaatkan situasi dengan baik, terutama melalui transisi permainan yang efektif.

“Teansisi mereka ini bagus. Itu sampai membobol gawang kmi,” jelasnya.

Souza menegaskan, kehilangan satu pemain menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam hasil akhir pertandingan.

“Jadi, kurang satu pemain itu membuat berbeda pertandingannya,” pungkasnya. (Amd)

Penulis : Ahmad Mufid

Editor : Pina

Berita Terkait

Runner Wajib Daftar! PWI Half Marathon 2026 Berhadiah Ratusan Juta dan Puluhan Motor
Manajer Minisocer PWI Lampung Mayang Suri Djausal Tekankan Latihan Fisik Terhadap Pemain
Manajer Bulutangkis PWI Lampung Gembleng Atlet, Targetkan Emas di Ajang Porwanas 2027
Mayang Suri Djausal Sambut Positif Amanah Manajer Tim Minisoccer PWI Lampung
PWI Lampung Optimistis HPN dan Porwanas 2027 Jungkit Perekonomian dan Pariwisata
Kahar Porwanas Supriyadi Alfian: Tim Futsal Lampung Ditarget Mengukir Prestasi dan Medali
PWI Lampung Tetapkan 14 Kontingen Porwanas Cabor Karaoke 2027, Ini Daftarnya!
Pantau Langsung Seleksi, Yuhadi Bidik Sapu Bersih 7 Emas Cabor Karoke di Porwanas 2027

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Runner Wajib Daftar! PWI Half Marathon 2026 Berhadiah Ratusan Juta dan Puluhan Motor

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Mayang Suri Djausal Tekankan Latihan Fisik Terhadap Pemain

Rabu, 16 September 2026 - 13:39 WIB

Manajer Bulutangkis PWI Lampung Gembleng Atlet, Targetkan Emas di Ajang Porwanas 2027

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Mayang Suri Djausal Sambut Positif Amanah Manajer Tim Minisoccer PWI Lampung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:35 WIB

PWI Lampung Optimistis HPN dan Porwanas 2027 Jungkit Perekonomian dan Pariwisata

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB

Bisnis

PTPN I Perkuat Hilirisasi Kopi Ijen Tingkatkan Daya Saing

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:52 WIB