Pringsewu, (Dinamik.id) — Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Pringsewu digelar pada Senin, (13/4/2026), di Hotel Regency Pringsewu. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Partai Golkar dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi politik lima tahun ke depan.
Dengan mengusung semangat “Golkar Solid, Indonesia Maju, Suara Rakyat Suara Golkar”, Musda dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Hanan A. Rozak, Ketua Harian Riza Mihardi, Sekretaris Aprozi Alam, Bendahara Tony Eka Candra, serta Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pringsewu Suherman. Turut hadir pula unsur Forkopimda, seperti Kapolres Pringsewu, Kejari Pringsewu, Dandim 0424 Tanggamus, serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pringsewu, Suherman, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan Partai Golkar tidak lepas dari kedekatan dengan masyarakat serta penghormatan terhadap para tokoh dan sesepuh.
“Golkar ini besar karena kedekatan kita dengan masyarakat dan karena kita menghargai para tokoh serta sesepuh. Nilai ini harus terus kita jaga,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, S.Ag., menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung organisasi, termasuk partai politik, dalam menjalankan program-program yang selaras dengan pembangunan daerah.
“Kami dari pemerintah daerah tentu mendukung setiap organisasi yang berkontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Umi.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi
Lampung, Hanan A. Rozak, menegaskan bahwa Musda merupakan forum strategis untuk memilih dan menetapkan kepengurusan baru yang mampu membawa partai lebih maju. Ia menekankan pentingnya prinsip “bertanding untuk bersanding” sebagai wujud demokrasi internal yang sehat.
“Siapapun yang terpilih harus mampu merangkul seluruh kader tanpa terkecuali, menjaga soliditas, kekompakan, dan semangat gotong royong,” tegasnya.
Hanan juga menyampaikan optimisme Partai Golkar dalam meraih target 10 kursi legislatif di Kabupaten Pringsewu.
“Target 10 kursi itu realistis. Dengan kerja bersama, soliditas kader, dan kedekatan dengan masyarakat, saya yakin Golkar bisa mencapainya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Golkar diharapkan mampu menjadi role model sebagai organisasi politik yang berpihak pada rakyat, serta menjembatani berbagai program sosial kemasyarakatan. Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi hingga tingkat desa, pelibatan masyarakat secara aktif, serta penyiapan kader muda, perempuan, dan profesional.
“Golkar harus hadir di tengah masyarakat, menjadi solusi, dan benar-benar menjadi rumah aspirasi rakyat,” pungkasnya.
Musda IV ini diharapkan berlangsung demokratis, sejuk, dan bermartabat melalui musyawarah mufakat, sekaligus menghasilkan keputusan strategis demi memperkuat peran Partai Golkar sebagai rumah aspirasi masyarakat di Kabupaten Pringsewu.(rhn)












