Sudah Satu Generasi, SDN 1 Desa Tanjung Raja Tanggamus Tak Tersentuh Pembangunan Hanya Karena Status Lahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak siswa dan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Desa Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus tetap semangat beraktifitas meski kondisi sekolah tak layak.

i

Tampak siswa dan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Desa Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus tetap semangat beraktifitas meski kondisi sekolah tak layak.

Tanggamus (dinamik.id)-Semilir angin pagi Selasa (5/5) menemani langkah ku untuk menyaksikan langsung potret pendidikan di tanah kelahiran. Satu persatu, guru datang ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Desa Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus.

Demikian juga para siswanya. Senyum penuh semangat tampak dari raut para siswa. Tanda mereka antusias untuk menimba ilmu di bangku sekolah. Walaupun, kondisi sekolah mereka amat jauh berbeda dengan sekolah di pusat kabupaten.

Masih melekat dalam ingatan kita tema peringatan HUT RI ke 80. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Namun di usia ini, masih ada sekolah dasar berdinding papan lapuk. Tepat 2 Mei lalu kita baru saja mempringati hari pendidikan nasional. Namun, keadilan pendidikan masih belum dirasa di SDN 1 Tanjung Raja, Tanggamus.

Baca Juga :  Bupati Tanggamus Dewi Handjani Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan 10 November 2022

Prihatin memang. Sebab, atap seng tampak berkarat dan bolong. Ketika hujan turun, siswa dan guru terpaksa belajar sambil menghindari percikan dan dalam genangan air.

Celakanya, 22 tahun sudah sekolah ini berdiri. Sudah satu generasi anak bangsa yang menimba ilmu di sekolah dasar ini. Tapi hebat, sekolah dasar ini tetap menjadi tempat menyalurkan ilmu bagi anak di tengah keterbatasan fasilitas yang jauh panggang dari layak.

Raut wajah para pendidik dan siswa tampak amat penuh pengharapan. Mereka menginginkan keadilan untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Viral, Dandim Tanggamus Turun Tangan Bantu Pembangunan SDN Pekon Tanjung Raja

Satire memang ketika penggiat media sosial turun memberikan bantuan berupa susu, buku tulis, dan makanan ringan. Bahkan mereka berkomitmen untuk membantu pembangunan sekolah bersama masyarakat.

Apriana, guru di SDN 1 Desa Tanjung Raja, mengungkapkan sudah selama 18 tahun mengajar, belum pernah mendapat bantuan pembangunan dari pemerintah.

“Selama 18 tahun saya mengajar sampai hari ini belum pernah ada perhatian dan bantuan pembangunan dari pemerintah,” kata Apriana, Kamis (30/4).

Ia berharap SD ini dapat segera dibangun secara permanen agar siswa bisa belajar dengan lebih nyaman. Apalagi sekolah ini adalah sekolah dasar terdekat desa setempat.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Cairkan THR dan Gaji ke-14 untuk ASN

“Kami berharap sekolah ini dapat dibangun permanen karena sudah puluhan tahun kondisinya tidak layak. Sangat penting, karena hanya ada sekolah ini di sini. SD lainnya jaraknya cukup jauh sekitar 10 kilometer,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Viktor Libradi, mengungkapkan alasan pihaknya belum dapat melakukan renovasi lantaran terkendala status lahan.

“Pemerintah belum bisa merenovasi karena status tanah sekolah belum berstatus hibah. Ini akan kami jadikan evaluasi dan segera dikoordinasikan. Pemerintah belum bisa merenovasi karena status tanah sekolah belum berstatus hibah,” ujarnya. (NAR/EKA)

Penulis : Naryo

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Ketua F-PKB DPRD Lampung Minta Disnaker Periksa Kecelakaan Kerja Pabrik di Garuntang
Mukhlis Basri Desak Investigasi Menyeluruh Pengelolaan Kapal Penumpang, Uji Kelaikan Dipertanyakan
PWI se Lampung Tegaskan Komitmen Sukseskan Konferensi dan Kick Of HPN Porwanas
Aris Tama, S.H. Dukung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berantas Kampung Narkoba: Bongkar Bandar, Selamatkan Generasi Muda
Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK
Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:36 WIB

Ketua F-PKB DPRD Lampung Minta Disnaker Periksa Kecelakaan Kerja Pabrik di Garuntang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Mukhlis Basri Desak Investigasi Menyeluruh Pengelolaan Kapal Penumpang, Uji Kelaikan Dipertanyakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:15 WIB

PWI se Lampung Tegaskan Komitmen Sukseskan Konferensi dan Kick Of HPN Porwanas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Aris Tama, S.H. Dukung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berantas Kampung Narkoba: Bongkar Bandar, Selamatkan Generasi Muda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

Sasa Chalim Soroti BPJS Nonaktif, Minta Warga Tetap Bisa Berobat

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:00 WIB