Bandar Lampung (dinamik.id) – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana
mengapresiasi langkah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mengalokasikan anggaran Rp5 miliar untuk penyusunan masterplan banjir.
Menurut Walikota yang akrab disapa Bunda Eva itu, alokasi anggaran ini bukan sekadar angka. Melainkan wujud keberpihakan nyata pusat dalam menjawab keluhan masyarakat yang sering terdampak banjir.
“Ini adalah rezeki bagi Bandar Lampung. Kami sangat mengapresiasi kebijakan dari Kementerian PUPR. Langkah ini adalah bukti konkret, bukan lagi sekadar wacana untuk mewujudkan solusi banjir yang berkelanjutan,” ujar Eva Dwiana saat diwawancarai usai rapat paripurna LKPJ DPRD Kota Bandar Lampung, Senin (4/5).
Walikota menekankan bahwa turunnya anggaran ini merupakan hasil dari sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah dengan pusat. Menurutnya, persoalan banjir di Bandar Lampung memang membutuhkan intervensi dan tangan dingin dari kementerian agar penanganan di lapangan tidak setengah-setengah.
Ia mengungkapkan rencananya dana Rp5 miliar tersebut akan digunakan untuk penyusunan rencana induk penanganan banjir di kota ini.
“Rencana ini merupakan bagian dari instruksi langsung Presiden Republik Indonesia, yang memperhatikan kondisi daerah-daerah yang rawan bencana, termasuk Bandar Lampung,” kata dia.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas perhatian untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung keselamatan dan kesejahteraan warga.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian besar terhadap Bandar Lampung. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut, agar solusi banjir yang tepat sasaran bisa segera terwujud, demi kenyamanan dan keselamatan warga kota ini,” ujar Eva. (PINA)










