Jembatan Penghubung Desa Sukoharjo-Margasari Perlu Sentuhan Pemerintah

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan penghubung Desa Sukorahayu dan Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (10/5).

i

Kondisi jembatan penghubung Desa Sukorahayu dan Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (10/5).

Lampung Timur (dinamik.id)-Perhatian Pemerintah terhadap jembatan penghubung Desa Sukorahayu dan Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur menjadi pertanyaan warga, Minggu (10/5/2026). Betapa tidak, jembatan urat nadi perekonomian warga itu tampak rapuh dimakan usia, menandakan belum adanya sentuhan dari pemerintah.

Dari pantauan, terlihat retakan di beberapa bagian badan jembatan. Besi penyangga bahkan mulai mencuat keluar. Sedangkan pondasi di sisi bawah tampak terkikis aliran air. Meski demikian, kendaraan roda dua, roda empat hingga truk bermuatan berat masih melintas walau dihantui rasa was-was.

Baca Juga :  Mudahkan Pelayanan, (Men Pan RB RI), Resmikan MPP Tubaba dan di 9 Daerah Lainnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber masyarakat, wilayah Labuhan Maringgai mulai dihuni dan diresmikan sekitar tahun 1981. Kawasan yang dulunya hutan belantara itu perlahan berkembang menjadi permukiman warga transmigrasi dari berbagai daerah seperti Metro, Palembang, Serang, Cilacap, Sulawesi Selatan hingga Pulau Jawa.

Warga menduga jembatan tersebut dibangun pada masa awal pembukaan kawasan transmigrasi, jauh sebelum Kabupaten Lampung Timur resmi berdiri pada 27 April 1999. Dengan begitu, usia jembatan itu diperkirakan telah mencapai lebih dari tiga dekade tanpa peremajaan yang memadai.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Event Nasional Pameran dan Lomba Burung Kicau Mania “Lampung Berjaya” 1 Oktober 2023

“Sudah sering ganti bupati, tapi kondisi jembatan tetap begini. Padahal ini akses penting masyarakat,” ujar seorang warga, Minggu (10/5).
Tak hanya jembatan, kerusakan juga terjadi di sejumlah ruas jalan Desa Sukorahayu. Saat musim hujan tiba, jalan berubah menjadi kubangan lumpur dan dipenuhi lubang. Kondisi itu bahkan membuat anak-anak sekolah harus melepas sepatu agar bisa tetap berjalan menuju sekolah.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Apresiasi Peran INI Lampung dalam Pembangunan Daerah

“Kalau hujan susah lewat. Anak sekolah kadang nyeker supaya sepatunya nggak kotor,” ungkap warga lainnya.

Warga amat berharap infrastruktur jembatan dan ruas jalan Desa Sukoharjo mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi maupun kabupaten. “Rakyat tidak tau apakah ini milik pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten, yang rakyat tau adanya pembangunan,” ujar warga yang enggan namanya disebutkan. (RED)

Berita Terkait

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%
Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital
M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030
Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat
Erupsi GAK, Mikdar Ilyas : Postur Anggaran Penanggulangan Bencana Lampung Perlu Dievaluasi
Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Fraksi PKB DPRD Lampung Rotasi Posisi Sasa Chalim dan Najiuloh, untuk Optimalisasi AKD

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Lampung Barat Lampaui Target Nasional, Capaian TLRHP BPK Tembus 84,09%

Sabtu, 19 September 2026 - 15:47 WIB

Realisasi Layanan DPMPTSP Lampung Barat Tembus 2.045 Hingga Agustus 2026, Optimalkan 4 Aplikasi Digital

Senin, 14 September 2026 - 11:34 WIB

M. Syukron Muchtar Luncurkan MSM Academy, Dorong Anak Muda Berani Maju dan Bertumbuh

Sabtu, 12 September 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 Sekolah Raih Adiwiyata 2026-2030

Rabu, 9 September 2026 - 20:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Penurunan PAD Lampung, Minta Tantangan Fiskal Tak Dibebankan ke Rakyat

Berita Terbaru

Direktur Utama PT Semen Baturaja Suherman Yahya foto bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Kantor Semen Baturaja (Tbk Pabrik Panjang), Rabu, 23 September 2026.

Ekonomi dan Kreatif

Semen Baturaja Siap Berkolaborasi dengan PWI Lampung

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:03 WIB