Bandar Lampung (Dinamik.id) — Pemerintah Kota Bandar Lampung menerima kunjungan jajaran pengurus pusat Real Estate Indonesia (REI) di Aula Semergou, Kantor Pemkot setempat, Rabu Mei 2026.
Pertemuan strategis ini membahas penguatan sektor properti sebagai salah satu motor penggerak ekonomi Kota Tapis Berseri.
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana langsung menerima kunjungan dan hadir juga Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, beserta jajaran pengurus lainnya.
Fokus utama pembahasan adalah peran sektor perumahan dalam mendukung transformasi Bandar Lampung sebagai pusat jasa, perdagangan, dan kawasan permukiman modern.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menekankan pembangunan hunian layak bukan sekadar urusan bisnis, melainkan pemenuhan hak dasar bagi warga.
Ia berharap REI dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjawab kebutuhan rumah bagi masyarakat.
”Peran REI sangat kami harapkan sebagai mitra strategis dalam membantu pemerintah menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” katanya.
“Sekaligus menjadi penyokong ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja pada sektor konstruksi,” ujarnya.
Kendati membuka pintu lebar bagi investasi, Eva memberikan catatan tegas kepada para pengembang.
Ia juga mengingatkan agar pembangunan properti tidak mengabaikan kelestarian lingkungan.
“Para pengembang harus tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup,” kata dia.
“Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan sistem drainase yang mumpuni adalah harga mati untuk mengantisipasi potensi banjir masa mendatang,” tegasnya.(pin)










