Cahaya Listrik PLN Akhirnya Terangi Warga Dusun Untemungkur, Terimakasih Presiden!

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah 80 tahun tak teraliri listrik, akhirnya masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah dapat menikmati cahaya listrik PLN. Tampak senyuman para siswa Sekolah Dasar di Unte Mungkur lantaran senang karena kehadiran listrik PLN di tengah mereka.

i

Setelah 80 tahun tak teraliri listrik, akhirnya masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah dapat menikmati cahaya listrik PLN. Tampak senyuman para siswa Sekolah Dasar di Unte Mungkur lantaran senang karena kehadiran listrik PLN di tengah mereka.

Tapanuli Tengah (dinamik.id)-Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, akhirnya berbuah terang.

Setelah puluhan tahun hidup dengan keterbatasan akses kelistrikan, warga kini dapat menikmati aliran listrik PLN yang resmi menyala melalui Program Listrik Desa atau Lisdes.

Penyalaan listrik tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, Bachtiar, pada Kamis (7/5).

Momen ini menjadi sejarah baru bagi masyarakat Dusun Untemungkur yang selama bertahun-tahun menanti hadirnya listrik andal di wilayah mereka.

Dalam siaran persnya, Selasa (12/5), Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara Darma Saputra menjelaskan selama ini, tantangan utama untuk menjangkau Dusun Untemungkur adalah akses menuju lokasi.

Warga setempat sebelumnya hanya dapat mencapai dusun tersebut melalui jalur perahu. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan kelistrikan.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, akses jalan menuju Dusun Untemungkur mulai terbuka. Terbukanya akses tersebut menjadi faktor penting yang memudahkan mobilisasi material, peralatan, dan petugas PLN dalam membangun jaringan listrik hingga ke wilayah tersebut.

Baca Juga :  Polsek Way Serdang Polres Mesuji, Giat Colling Sistem Menjelang Pilkada 2024

Sebelum jaringan listrik permanen hadir, PLN juga telah memberikan bantuan layanan listrik berbasis energi surya melalui program SuperSUN. Bantuan tersebut menjadi solusi awal untuk memenuhi kebutuhan penerangan dasar masyarakat, sembari menunggu kesiapan pembangunan jaringan listrik PLN secara menyeluruh.

“Bagi warga Untemungkur, listrik bukan sekadar penerangan. Listrik menjadi harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung aktivitas belajar anak-anak, memperkuat produktivitas keluarga, serta membuka peluang ekonomi desa agar dapat tumbuh lebih baik,” ujarnya.

Suasana haru menyelimuti warga saat lampu mulai menyala di rumah-rumah mereka. Masyarakat yang selama ini mengandalkan penerangan seadanya kini dapat merasakan manfaat listrik secara langsung.

“Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini Bupati Tapanuli Tengah datang langsung melihat kondisi kami di pelosok,” ujar salah seorang tokoh masyarakat, Saroha Hutagalung, dengan penuh haru.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta PLN UP3 Sibolga atas dukungan dan kerja sama dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat Dusun Untemungkur. Menurutnya, penyalaan listrik ini menjadi awal baru bagi masyarakat untuk bergerak menuju kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga :  Polsek Mesuji Timur Lakukan Giat Jum'at Curhat di Desa Marga Jaya Mesuji

“Ini menjadi awal baru bagi masyarakat Untemungkur. Semoga listrik ini menjadi cahaya menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung pendidikan anak-anak, dan menggerakkan ekonomi desa,” ujar Masinton.

Listrik Berkeadilan

Sementara itu, Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut merupakan bagian dari Program Pemerintah Pusat melalui Anggaran Belanja Tambahan Tahun 2025.

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 11 kilometer sirkuit (kms), serta 5 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 300 kilovolt ampere (kVA).

Bachtiar menyampaikan, keberhasilan penyalaan listrik di Dusun Untemungkur tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh insan PLN yang bekerja di lapangan.

Terbukanya akses jalan dalam beberapa bulan terakhir turut mempercepat proses pembangunan jaringan, sehingga listrik PLN dapat segera dinikmati masyarakat.

Baca Juga :  Kriminolog: Wakil Rakyat Harus Memaafkan Rakyatnya

“PLN berkomitmen menghadirkan energi listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Penyalaan listrik di Dusun Untemungkur ini bukan hanya keberhasilan pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud nyata kehadiran negara bersama PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bachtiar.

Program Lisdes menjadi salah satu upaya strategis pemerintah bersama PLN untuk mempercepat pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah yang belum menikmati layanan kelistrikan secara optimal. Melalui program ini, PLN terus memperluas pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan agar manfaat listrik dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke daerah terpencil.

Kini, cahaya lampu di rumah-rumah warga Dusun Untemungkur menjadi tanda dimulainya babak baru kehidupan. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, aktivitas keluarga menjadi lebih produktif, dan masyarakat memiliki harapan baru untuk mendorong kemajuan desa.

Setelah puluhan tahun menanti, Dusun Untemungkur tidak lagi hidup dalam gelap. Terang listrik PLN kini hadir membawa harapan, semangat, dan keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik telah dimulai. (Eka)

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala
PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
Karhutla Jadi Persoalan Tahunan, LBH DLN Soroti Kelalaian Negara dan Tanggung Jawab Korporasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Selimuti Pesisir Pesawaran, IJP Lampung Bagikan 1.000 Masker

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:50 WIB

Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset

Jumat, 18 September 2026 - 14:29 WIB

36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR

Berita Terbaru

Direktur Utama PT Semen Baturaja Suherman Yahya foto bersama jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Kantor Semen Baturaja (Tbk Pabrik Panjang), Rabu, 23 September 2026.

Ekonomi dan Kreatif

Semen Baturaja Siap Berkolaborasi dengan PWI Lampung

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:03 WIB