TULANG BAWANG, (Dinamik.id) – Pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konfercab) IX Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang yang dirangkai dengan kegiatan “Ngopi Bareng” berlangsung di destinasi wisata Cakat Raya, Tulang Bawang, Selasa (2/6/2026).
Dalam sambutannya, PLT Ketua PWI Tulang Bawang, Lukmansyah, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi kegiatan di Cakat Raya bukan tanpa alasan. Menurutnya, kegiatan yang semula direncanakan di Kantor PWI dan sempat berpindah ke beberapa lokasi akhirnya dipusatkan di kawasan wisata tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata.
“Hari ini kegiatan kita dilaksanakan di Cakat Raya karena tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata paling strategis di Kabupaten Tulang Bawang. Ini adalah bentuk dukungan PWI terhadap pembangunan daerah yang tengah dilakukan pemerintah kabupaten,” ujar Hermansyah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi seperti PWI.
“Apapun organisasinya, jika mampu bersinergi dan menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, maka berbagai program pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Sebaliknya, jika komunikasi terputus dan tidak ada lagi yang mau duduk bersama, pembangunan akan sulit berjalan maksimal,” katanya.
Lukmansyah juga mengajak seluruh anggota PWI Tulang Bawang untuk memanfaatkan momentum kegiatan tersebut dengan membantu mempromosikan potensi wisata Cakat Raya melalui karya jurnalistik yang positif dan membangun.
“Saya menghimbau seluruh anggota PWI Tulang Bawang agar tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Kita sudah hadir di sini, mari ekspos Cakat Raya secara maksimal. Beritakan potensi yang dimiliki, mulai dari rumah adat, jembatan menuju langit, pelaku UMKM, hingga berbagai daya tarik lainnya. Ini daerah kita, kampung kita, yang harus kita banggakan bersama,” tegasnya.
Menurutnya, Cakat Raya telah mulai dikenal masyarakat luas melalui berbagai platform media sosial, termasuk TikTok, yang banyak menampilkan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah di Sumatera.
Ia berharap insan pers tidak hanya terpaku pada pemberitaan negatif, tetapi juga mampu mengangkat berbagai potensi dan keberhasilan daerah sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan.
“Berita negatif memang lebih cepat populer, tetapi jangan sampai hal-hal baik yang ada di daerah tertutupi. Sebagai jurnalis profesional, kita tetap menjalankan fungsi kontrol sosial, namun juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung kemajuan daerah melalui pemberitaan yang berimbang,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Hermansyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada para tokoh adat yang hadir karena panitia dan peserta mengenakan pakaian adat yang mungkin belum sepenuhnya sesuai dengan tata cara adat yang berlaku.
“Kami mohon maaf apabila terdapat kekeliruan dalam penggunaan atribut adat, baik cara mengenakan sarung maupun perlengkapan lainnya. Hal itu semata-mata karena keterbatasan pemahaman kami, bukan bentuk ketidak hormatan kepada adat dan budaya Tulang Bawang,” katanya.
Hermansyah menambahkan , mengingatkan pentingnya nilai persatuan dalam tubuh organisasi PWI.
“Yang harus kita tanamkan adalah makna persatuan dalam Persatuan Wartawan Indonesia. Semua orang bisa menyebut wartawan Indonesia, tetapi nilai persatuannya yang harus benar-benar hidup dalam diri setiap anggota. Jika tidak ada semangat persatuan, maka sulit untuk mengaku mencintai dan menjadi bagian dari PWI,”imbuhnya
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung, Wira Hadi Kusuma, dalam sambutannya menyampaikan bahwa panitia pelaksana saat ini tengah merumuskan berbagai agenda yang akan dibahas dan dilaksanakan dalam Konferensi Kabupaten PWI Tulang Bawang yang direncanakan berlangsung pada 15 Juni mendatang.
Ia menjelaskan bahwa tahapan pengambilan formulir bakal calon telah dibuka sejak 7 Juni dan dapat dilakukan hingga masa pendaftaran ditutup. Menurutnya, siapa pun anggota PWI Tulang Bawang yang memenuhi persyaratan masih memiliki kesempatan untuk mengambil formulir pendaftaran. Adapun salah satu syarat utama bagi calon ketua adalah telah memiliki Uji Kompetensi Wartawan (UKW) minimal tingkat Madya serta berstatus anggota biasa PWI.
“Hingga saat ini sudah ada dua orang yang mengambil formulir pendaftaran. Namun, masih terbuka kemungkinan ada calon lain yang memenuhi persyaratan dan ikut mendaftar sebelum batas waktu yang ditentukan,” ujarnya.
Wira menambahkan, penetapan calon akan dilakukan setelah masa pendaftaran berakhir. Ia juga menyebutkan bahwa Konferensi Kabupaten PWI Tulang Bawang kali ini merupakan konferensi kabupaten ke-9 yang diselenggarakan sejak organisasi PWI berdiri di daerah Tulang bawang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama puluhan tahun PWI Tulang Bawang telah menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung proses pembangunan. Meski demikian, PWI tetap menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai organisasi profesi wartawan secara independen dan profesional.
Menurut Wira, PWI memiliki komitmen kuat dalam turut membangun bangsa melalui peran pers yang bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa PWI lahir pada 9 Februari 1946, dan tanggal tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden sebagai Hari Pers Nasional (HPN).
“Setiap tahun Hari Pers Nasional selalu diperingati dan digelar di berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini HPN berlangsung di Banten, sedangkan tahun 2027 insya Allah akan digelar di Provinsi Lampung yang akan dirangkaikan dengan Pekan Olahraga Wartawan,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang berharap pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konfercab) dapat berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif. Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi.
Selain itu, Bupati Tulang Bawang menaruh harapan besar agar ke depan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dapat terus menjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan daerah serta membawa Kabupaten Tulang Bawang Barat menjadi lebih maju, berprestasi, dan membanggakan.(pin)

Editor : Pina









