Usung Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK, Universitas Saburai Terjunkan 191 Mahasiswa KKN

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id)-Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) membekali ratusan mahasiswa yang akan diterjunkan ke berbagai daerah dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026, di Graha Saburai, Sabtu (20/6/2026).

Pembekalan tersebut digelar, sebagai langkah awal mempersiapkan mahasiswa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Sebanyak 191 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut secara hybrid, yakni tatap muka dan daring melalui Zoom. Mereka akan melaksanakan KKN dengan mengusung tema “Penguatan Desa Berkelanjutan melalui Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK untuk Mendukung dan Menyukseskan Asta Cita di Provinsi Lampung.”

Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, SE., MM, menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

“KKN bukan hanya kegiatan akademik semata, tetapi menjadi ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi yang bermanfaat. Mahasiswa dituntut mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” kata Sodirin dalam sambutannya.

Baca Juga :  Perkenalkan Program Unggulan, Tim Promosi Unsab Audiensi ke ASDP Bakauheni

Menurutnya, tema yang diusung tahun ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan desa yang membutuhkan inovasi, kreativitas, dan keberlanjutan.

“Melalui pembekalan ini, mahasiswa akan memperoleh wawasan tentang filosofi KKN, potensi sumber daya daerah, implementasi ecopreneurship, hingga gerakan pengelolaan sampah yang dapat diterapkan secara nyata di masyarakat. Bekal ini penting agar program kerja yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sodirin berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum KKN sebagai sarana mengembangkan kepemimpinan, kepekaan sosial, dan kemampuan berkolaborasi dengan masyarakat.

“Saya berharap seluruh mahasiswa mengikuti pembekalan ini dengan sungguh-sungguh. Serap ilmu dan pengalaman dari para narasumber. Jadikan KKN sebagai sarana belajar, mengabdi, serta mengembangkan kepemimpinan dan kepekaan sosial,” tegasnya.

Baca Juga :  Unila Masuk Tiga Besar Universitas Terbaik di Sumatra Versi QS World University Rankings 2024

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi penugasan.

“Junjung tinggi etika, hormati adat istiadat masyarakat setempat, dan jadilah mitra yang baik bagi pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Sodirin secara resmi membuka kegiatan pembekalan KKN Tahun Akademik 2025/2026.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pembekalan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Tahun Akademik 2025/2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KKN yang juga Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Saburai, Novalia, S.Pd., M.Si, menjelaskan bahwa dari total 191 peserta, sebanyak 47 mahasiswa sudah mengikuti program Mahasiswa Berdampak di Sumatera Barat yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Sedangkan 144 mahasiswa lainnya akan melaksanakan KKN reguler di tiga kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Lampung Utara.

Baca Juga :  Workshop Gambus Lunik Hadir di Kampus Saburai

“Mereka ditempatkan di delapan desa, yaitu Desa Mulyosari, Marga Karya, Bumi Ayu, Sukoharjo, Bumi Sari, Rejo Mulyo, Budi Lestari, dan Tri Mulyo,” ujar Novalia.

Para mahasiswa dibagi ke dalam delapan kelompok dan akan mendapat pendampingan dari 16 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) selama pelaksanaan KKN.

Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Dekan Fakultas Hukum Universitas Saburai Dr. Sri Zanariah yang membahas filosofi KKN, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Transmigrasi Provinsi Lampung Slamet Riadi, S.Sos., M.M. mengenai pemanfaatan potensi sumber daya daerah, serta akademisi Universitas Lampung Ahmad Khairudin Syam, S.Pd., M.Si. yang memaparkan gerakan pengelolaan sampah di Lampung.(Pin)

Penulis : Pina

Editor : Pina

Berita Terkait

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri
Keren Nih! Plt Bupati Lamteng Kunjungi Rumah Literasi Kalirejo Book Party
Majelis Jum’at Klasika Bahas Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Masyarakat
Wagub Lampung dr Jihan Tekankan Aktivis PMII Mampu Isi Ruang Strategis
KNPI Lampung Dukung Presiden Prabowo Sikat Pejabat ‘Gerogoti’ Negara

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:41 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:11 WIB

SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:44 WIB

Keren Nih! Plt Bupati Lamteng Kunjungi Rumah Literasi Kalirejo Book Party

Berita Terbaru