Pemuda Hindu Sayangkan Tak Ada Tokoh Hindu Dampingi Prabowo dan Modi di Prambanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dinamik.id) – Aktivis dan Tokoh Pemuda Hindu Sauca Dharma mengapresiasi komitmen pemerintah Indonesia dan India untuk melakukan pemugaran atau restorasi kompleks Candi Prambanan.

Langkah tersebut dinilai sebagai jawaban atas pekerjaan rumah yang selama bertahun-tahun belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.

Sauca Dharma menyebut kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Indonesia dan India pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting untuk mewujudkan restorasi salah satu warisan budaya dan keagamaan tersebut.

“Ini merupakan pekerjaan rumah yang sudah lama. Dulu sulit diwujudkan karena persoalan anggaran, tetapi sekarang mulai terealisasi melalui kerja sama Indonesia dan India. Kami tentu mengapresiasi kesungguhan pemerintah dalam mewujudkan pemugaran Prambanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Viral Oknum Polisi Tarik Duit Tilang Tak Masuk Akal DiBukittinggi, Kapolresta Minta Maaf

Meski demikian, Sauca menyayangkan tidak adanya tokoh Hindu yang mendampingi Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Narendra Modi saat melakukan kunjungan ke kawasan Candi Prambanan, Rabu 8 Juli 2026.

Kehadiran tokoh Hindu itu bentuk legitimasi Prambanan sebagai representasi Hindu yang dimana ini jadi nilai tawar atas keberhasilan diplomasi pemerintah Indonesia dengan India.

Baca Juga :  Jalan Sehat Sungai Budi Group Memperingati HUT RI Ke 79 Tahun

Ia menilai terdapat sejumlah tokoh Hindu yang berada di pemerintahan, seperti Isyana Bagoes Oka dan Ni Luh Puspa, serta tokoh Hindu lainya baik dari usur majelis maupun budayawan yang dinilai layak mendampingi Presiden dalam agenda tersebut.

“Seharusnya salah satu dari mereka dapat mendampingi Presiden dan Perdana Menteri di Prambanan. Dengan begitu, umat Hindu tidak hanya menjadi pihak yang menjalankan ibadah untuk disaksikan, tetapi juga menjadi subjek yang aktif dalam pertemuan itu,” katanya.

Menurutnya, nilai-nilai Hindu merupakan salah satu jembatan historis yang mempererat hubungan Indonesia dan India.

Baca Juga :  Arinal Hadiri Rapat Koorinasi Pelaksanaan Pemberlakuan PPKM Mikro

Karena itu, representasi tokoh Hindu dalam kegiatan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pesan diplomasi budaya.

Meski menyampaikan kritik, Sauca menilai absennya tokoh Hindu dalam pertemuan diplomatik ini, merupakan bentuk kelalaian protokoler, yang seharusnya tidak dikesampingkan.

“Kami tetap mengapresiasi kesungguhan pemerintah dalam mewujudkan restorasi Prambanan. Harapannya, ke depan aspek representasi tokoh Hindu juga menjadi perhatian agar pesan kebudayaan dan diplomasi yang ingin dibangun semakin kuat,” ujarnya. (**)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Kilas Nusantara

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:44 WIB

Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi

Dinamika Terkini

Ketua Karang Taruna Lampung Instruksikan Jajaran Siaga Sikapi Erupsi GAK

Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:16 WIB