Debu, Macet, dan ISPA Mengintai ! DPRD Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Iswan H. Caya, menyoroti pelaksanaan proyek rekonstruksi ruas Jalan Pringsewu–Kalirejo. Ia menilai lemahnya pengawasan dan lambannya pengerjaan telah membuat masyarakat menjadi korban, mulai dari kemacetan panjang, debu, hingga terganggunya aktivitas ekonomi.

Legislator dari Daerah Pemilihan Pringsewu, Pesawaran, dan Kota Metro itu menegaskan, pembangunan jalan memang dibutuhkan masyarakat. Namun, proyek senilai sekitar Rp23 miliar untuk ruas sepanjang 2,7 kilometer tersebut tidak boleh dikerjakan dengan mengabaikan dampak yang harus ditanggung warga.

“Pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat, tetapi jangan sampai masyarakat justru menjadi korban proyek,” tegas Iswan, Senin (27/7/2026).

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung Minta Pelaku dugaan Penganiayaan di BKD Jadi Pol PP

Ia mengungkapkan, banyak warga menyampaikan keluhan langsung terkait kondisi di lapangan. Menurutnya, pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum masih belum maksimal sehingga berbagai persoalan terus berulang tanpa solusi yang jelas.

“Keluhan masyarakat sangat banyak. Kemacetan panjang, debu bertebaran, pedagang kehilangan pembeli, warga terganggu. Ini menunjukkan pengawasan di lapangan masih lemah. Dinas PU jangan hanya melihat laporan, tetapi harus benar-benar mengawasi pekerjaan kontraktor,” ujarnya.

Iswan juga menyoroti dampak kesehatan akibat debu yang berpotensi memicu infeksi saluran pernapasan (ISPA), terutama bagi warga yang tinggal dan berusaha di sepanjang jalur proyek.

Baca Juga :  Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Strategis Bank Lampung

“Di sepanjang ruas itu banyak rumah dan warung. Dampak sosialnya nyata dan tidak boleh dianggap sepele,” katanya.

Untuk itu, Komisi IV DPRD Lampung mendesak kontraktor mempercepat pekerjaan dengan metode yang lebih efektif serta membuka jalur yang sudah selesai pada tahap base agar kemacetan tidak terus mengular sebelum dilakukan pengecoran rigid.

“Kalau memang jalur itu sudah bisa dilalui, buka dulu. Jangan dibiarkan kendaraan mengantre berjam-jam. Masyarakat tidak boleh terus-menerus menanggung akibat dari lambannya pekerjaan,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Lampung Dan Gubernur Lampung Hadiri HUT TP Sriwijaya ke-55

Meski masa kontrak proyek masih cukup panjang, Iswan mengingatkan hal itu tidak boleh dijadikan alasan untuk bekerja santai. Ia meminta kontraktor membuktikan profesionalisme dengan mempercepat progres pekerjaan sesuai target Gubernur Lampung yang menginginkan proyek rampung sebelum Oktober.

“Gubernur juga menargetkan pekerjaan ini bisa selesai sebelum Oktober. Karena itu kontraktor harus lebih serius, lebih efektif dalam bekerja, sehingga manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat tanpa menimbulkan dampak sosial yang berkepanjangan,” pungkasnya. (Amd)

Berita Terkait

Cegah Air Lindi Cemari Sungai, Rizaldi Adrian Tekankan Pembenahan TPA Bakung
Narkoba Terus Berulang, Yanuar Irawan Desak Evaluasi Penanganan Narkoba, Hak Pendidikan Anak Harus Dilindungi
Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah
DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan
Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M
Antrean Panjang BBM Belum Usai, Fauzan Sibron Desak Bentuk Satgas Berantas Mafia
Al-Hikam Cup 2026 Resmi Dibuka, Munir : Jadikan Ajang Olahraga untuk Ukir Prestasi bagi Pelajar
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik GAK, Andika Wibawa : Dinas Kesehatan Harus Siaga Penuh

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Cegah Air Lindi Cemari Sungai, Rizaldi Adrian Tekankan Pembenahan TPA Bakung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Narkoba Terus Berulang, Yanuar Irawan Desak Evaluasi Penanganan Narkoba, Hak Pendidikan Anak Harus Dilindungi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Lampung : Energi Muda KMHDI Dibutuhkan untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:40 WIB

DPRD Lampung dan Pemprov Komitmen Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI soal Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 08:57 WIB

Tok! APBD-P 2026 Provinsi Lampung Naik Rp20,77 Miliar: Disdikbud Dipangkas Rp137,6 M, DBMBK Ditambah Rp51,14 M

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB