Diseminasi dan Review Hasil Riset Kolaborasi Proyek HETI Tahun Pertama Unila

Selasa, 4 April 2023 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unila (dinamik.id) – HETI Project PIU Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Diseminasi dan Review Laporan Hasil Research Innovation and Collaboration HETI Project Tahun ke-1 tahun 2022/2023 secara luring dan daring, Selasa, 4 April 2023.

Diseminasi dihadiri Senior Project Officer Officer Asian Development Bank (ADB) Sutarum Wiyono, tim Project Management Unit (PMU) Kemendikbud RI, perwakilan Bappenas RI Kalihputro Fachriansyah, wakil rektor bidang PKTIK, wakil rektor bidang akademik Unila, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T, ketua LPPM, dekan FK Unila, dan para reviewer.

Berdasarkan laporan Manajer PIU Unila Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si., diseminasi hasil riset disampaikan para pemenang riset HETI Unila dengan tema kesehatan dan kedokteran. Pelaksanaan dilakukan melalui riset inovasi dan kolaborasi baik domestik maupun internasional.

Baca Juga :  Puji Raharjo: Harlah 102, NU Teguhkan Diri Membangun Keluarga Maslahat

Sementara review laporan hasil riset dilakukan agar hasil penelitian tidak hanya dimanfaatkan masyarakat tapi juga dapat dinilai apakah berpotensi memiliki keberlanjutan.

Penelitian dilaporkan berjumlah 41 topik terbagi atas sembilan topik untuk kolaborasi internasional dan 32 topik untuk kolaborasi domestik. Pelaksanaannya dipastikan telah mengikuti syarat-syarat yang ditetapkan ADB dan sesuai dengan project riset multiyears tersebut.

Prof. Satria mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan sesuai dengan key performance indicator (KPI) yang telah ditetapkan.

“Juga sudah ditetapkan dalam KPI tersebut bahwa hasil penelitian ini tentunya akan menghasilkan publikasi internasional bereputasi, kemudian paten, HAKI, dan juga buku ber-ISBN, serta kerja sama nasional maupun internasional,” ucap Prof. Satria.

Baca Juga :  Sambut 300 Mahasiswa, Pascasarjana Gelar PSAMB

Saat membuka kegiatan, Dr. Suripto menyampaikan, riset dan publikasi ilmiah merupakan indikator penting menunjukkan kualitas perguruan tinggi.

Unila, yang akan mendirikan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) akan mengimplementasikan pelayanan kesehatan berkualitas dan peningkatan kualitas penelitian yang diintegrasikan dengan research center.

“Program riset multiyears ini memiliki tujuan meningkatkan mutu dan kompetensi peneliti dalam melakukan penelitian yang mendukung pengembangan keilmuan kedokteran/kesehatan di perguruan tinggi dan diharapkan memiliki luaran publikasi jurnal internasional terindeks scopus sehingga turut meningkatkan key performance indicator (KPI) SDM Universitas Lampung,” katanya.

Baca Juga :  Pers Bertanggungjawab Luruskan Informasi Hoaks

Kegiatan diseminasi dan desk evaluation oleh para reviewer akan menjadi salah satu dasar penilaian pembiayaan pada tahun kedua.

Selain itu keduanya juga memiliki bobot penilaian terbesar dalam pemeringkatan PT yang dilakukan Kemendikbudristek yakni 30%.

“Oleh karena itu, perlu untuk terus ditumbuhkan dan dipupuk agar menjadi sebuah kesadaran kolektif (common consciousness) bahwa tugas dosen tidak hanya mengajar, namun juga wajib melakukan riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana tertuang dalam konsep tridarma perguruan tinggi,” imbuhnya. [Naz]

Berita Terkait

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita
Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
Dari Dongeng hingga Badut, Cara Unik Komunitas Ini Bangkitkan Semangat Baca Anak Desa
SELAMAT! 374 Siswa SMA YP Unila Berhasil Lolos Perguruan Tinggi hingga Luar Negeri

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Ada 203 Titik Hotspot, Anggota Karang Taruna Desa Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31 WIB

IJP Lampung Ramaikan Semarak HUT 81 RI Gelar Lomba Merdeka dalam Suka Cita

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Dies Natalis Universitas Saburai Momentum Penguatan dan Kematangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy untuk Guru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB