Tegas!!! PWI Lampung Lawan Hoaks

Selasa, 8 Maret 2022 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah.

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah.

SUKADANA–Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung menyesalkan beredarnya pesan berantai yang cenderung hoaks yang melibatkan organisasi pers tertua dan terbesar itu, Selasa 8 Maret 2022.

Isi pesan berantai yang beredar itu menyebut PWI Lampung turut terlibat dalam laporan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lampung dan Palembang, ihwal adanya oknum TNI AD yang membaking tambang pasir di Labuhan Maringgai, Lampung Timur (Lamtim).

Adapun bunyi pesan yang tak diketahui siapa dalangnya yakni “Bpk. Tolong tindak oknum TNI AD Serka Heryanto hp. 085357845582 tugas Kodim Lampung Timur dan Slamet Babinsa Koramil Maringgai, Lampung Timur.Sebagai pengusaha tambang pasir ilegal di Desa Sukarahayu, Maringgai luas ratusan hektar. Melanggar UU Lingkungan, agar ke 2 oknum tsb dipindahkan ke luar Lampung Timur meresahkan dan membuat citra TNI tercoreng serta terkenal arogan kepada rakyat sipil. Khawatir amarah masyarakat memuncak dan main hakim sendiri kepada oknum2 tsb. Tks. Gabungan LSM, Wartawan Lampung. WALHI, WATALA, LBH LAMPUNG, PWI LAMPUNG.

Sementara, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menegaskan tidak pernah mengetahui, duduk bersama, apalagi bersepakat sebagaimana pernyataan dalam tulisan yang beredar.

“Sekadar informasi. Laporan itu mengklaim nama PWI Lampung ikut melaporkan prihal tersebut. Sementara, saya merasa tak pernah dihubungi terkait laporan itu,” tegas Wira, sapaan akrab ketua PWI itu.

Merespon itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Lampung Eka Setiawan meminta Ketua PWI Lampung Timur (Lamtim) Musannif Effendi Yusnida untuk memastikan siapa aktor di balik beredarnya isi WhatsApp yang dikirimkan ke Denpom Lampung dan Palembang.

“Coba di tracking itu, siapa bawa-bawa nama PWI Lampung. Pengurus PWI Lampung tidak pernah melaporkan hal itu, jangan sampai ada yang memanfaatkan nama besar organisasi PWI. Tolong dikroscek PWI Kabupaten Lampung Timur,” terang Eka Setiawan melalui pesan WhatsApp kepada Ketua PWI Lampung Timur.

Baca Juga :  Kolaborasi, PHE OSES Ajak PWI Lampung Berkunjung ke Kepulauan Seribu

Musannif pun langsung bergerak cepat menelusuri hal itu dengan langsung mengonfirmasi Dandim 0429 Lamtim Letkol CZI Indra Puji Triwanto.

“Alhamdulillah itu fitnah. Kita sudah kroscek dengan Komandan Kodim Bang Indra,” tutur Fendi sapaan akrab Ketua PWI Lamtim.

Menurut Fendi, berdasarkan hasil konfirmasinya, Dandim menjelaskan bila permasalahan tersebut telah ditangani oleh Dandenpom Bandar Lampung. Bahkan, menurut Dandim, malam ini tim sedang berada di lapangan, Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

“Sudah ditangani sama Dandenpom Bandar Lampung. Tadi sudah ke sasaran ke Kecamatan Maringgai untuk ambil keterangan. Itu WA gelap yang mengatasnamakan LSM & PWI. Sudah turun tadi ke lapangan sudah clear. Babinsa di sana atas permintaan bapak kades untuk mengamankan para petambang yang sering diminta pungli oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkap Dandim Letkol CZI Indra Puji Triwanto melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2024, Tubaba Bersatu dalam Aksi Bersih-Bersih

Menurut Dandim, pengusaha tambang pasir bukanlah oknum anggota TNI AD yang dituduhkan tersebut.

“Pengusaha pasirnya bukan anggota kita melainkan para petambang yang dihimpun oleh pak kadesnya. Karena kalau Babinsa mundur dari sana oknum LSM ini yang masuk untuk minta punglinya,” ungkap Dandim 0429 Lamtim.

Petugas Denpom Lampung Kapten Marjono juga bergerak cepat dengan turun ke lokasi. “Sudah kita tangani dari Denpom Lampung. Alhamdulillah sudah clear dan kita temukan bukti fakta di lapangan bahwa oknum TNI tidak ada yang menjadi pengusaha tambang pasir. Sedang kita clearkan di lapangan. Laporan terkait dari PWI juga tidak benar itu fitnah,” papar Kapten Marjono dari Denpom Lampung melalui sambungan telepon. (Bay)

Berita Terkait

INFO MUDIK: ADSP Bakauheni Berlakukan Diskon Single Tarif pada 23-29 Maret
Galian C di Sabah Balau Diduga Ilegal dan Meresahkan, Aktivis Minta Pemkab Tertibkan
Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Pastikan Harga Bahan Pokok Masih Stabil
Komdigi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos, Andika Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi ‎
Sejarah Festival Ogoh-Ogoh Lampung: Peran I Made Suarjaya Mengangkat Tradisi ke Panggung Budaya
Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Gandeng Polda Lampung Perkuat Penegakan Hukum Perpajakan
Ngabuburit Bareng Suporter, Bhayangkara Lampung FC Ajak Fans Penuhi Stadion
Tinjau Lokasi Banjir di Lampung Selatan, Lesty Putri Utami Dorong Perbaikan Tanggul Way Galih

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:57 WIB

INFO MUDIK: ADSP Bakauheni Berlakukan Diskon Single Tarif pada 23-29 Maret

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:37 WIB

Galian C di Sabah Balau Diduga Ilegal dan Meresahkan, Aktivis Minta Pemkab Tertibkan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:27 WIB

Jelang Lebaran, Pemkab Pringsewu Pastikan Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Senin, 9 Maret 2026 - 17:26 WIB

Komdigi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos, Andika Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi ‎

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:44 WIB

Sejarah Festival Ogoh-Ogoh Lampung: Peran I Made Suarjaya Mengangkat Tradisi ke Panggung Budaya

Berita Terbaru