Iqbal Ardiansyah Apresiasi Kongres XVI Tetapkan Ketum Haris Pertama Dua Periode

Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE (dinamik.id)–Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lampung terpilih Iqbal Ardiansyah mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Haris Pertama secara aklamasi sebagai ketua umum DPP KNPI masa bhakti 2022-2025 pada Kongres Pemuda Ke XVI KNPI di Ternate, Maluku Utara, Sabtu, 21 Mei 2022.

“Kami DPD KNPI Provinsi Lampung mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Ketum Haris Pertama sebagai ketua DPP KNPI masa bhakti 2022-2025. Ini fenomenal karena berhasil menyatukan dan menyolidkan tokoh pemuda bangsa hingga terpilih dua periode,” tegas Bung Iqbal di arena kongres, lapangan terbuka landmark Ternate, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga :  Selamat! Pemkab Mesuji Raih Opini WTP Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2023

Pada kongres pemuda ke XVI KNPI, Haris Pertama terpilih secara aklamasi dengan mendapat dukungan 34 DPD KNPI se Indonesia dan seluruh OKP yang berhimpun di KNPI.

Pimpinan sidang Muhammad Nur Haq mengatakan hanya satu bakal calon sehingga pimpinan sidang langsung melakukan penetapan bakal calon menjadi calon ketua umum DPP KNPI masa bhakti 2022-2025.

“Karena hanya ada satu kandidat, maka dengan demikian kita tidak lagi melakukan pemilihan. Kita langsung menetapkan ketum terpilih periode bhakti 2022-2025 adalah Bung Haris Pertama SH sekaligus ketua formatur,” tegas presidium sidang.

Baca Juga :  Zona Aman Inflasi, Pemkab Mesuji Rutin Gelar Pasar Murah di Kecamatan Tanjung Raya

Sementara, Ketua Umum terpilih Haris Pertama berterimakasih kepada panitia DPP dan DPD KNPI Maluku Utara yang telah menyukseskan kongres pemuda XVI.

“Semoga hasil kongres ini menjadi yang terbaik dan saya berterimakasih kepada 34 DPD dan OKP yang berhimpun alhamdulillah tetap solid tiga tahun ke depan bisa mengembalikan kejayaan pemuda,” ujarnya.

Terkait formatur, kongres XVI sepakat dari sembilan menjadi 15 terdiri dari ketua terpilih, DPD, OKP, MPI, DPP.

“Formatur dari 9 menjadi 15 saya berharap dapat diselesaikan baik-baik. Saya ingin teman-teman tidak memperpanjang. Memang kita hari ini tidak di gedung dipindahkan ke land mark. Ini justru memakan biaya lebih besar dari menyewa gedung. Saya harap masalah ini tidak diperpanjang ini hanya kesalahpahaman,” tegasnya.

Baca Juga :  Respon Cepat, Pemkab Mesuji Salurkan Bantuan Korban Banjir

Ia pun menegaskan komitmennya untuk menjaga sinergisitas pemuda seluruh Indonesia. “Saya pastikan 514 kota kabupaten akan saya datangi dalam tiga tahun ke depan. Selain itu, dua tahun ke depan ada agenda nasional. Kita tidak ingin perpecahan pemilu 2019 terjadi lagi di 2024,” ujar Haris Pertama. (Randy)

Berita Terkait

Cahaya Listrik PLN Akhirnya Terangi Warga Dusun Untemungkur, Terimakasih Presiden!
Jaksa Agung: Tak Boleh Ada Lagi Kebocoran Kekayaan Negara dan Penguasaan SDA!
Satgas PKH Serahkan Rp10 Triliun dan 2,37 Ha Kawasan Hutan ke Negara
Konflik Agraria Bakung Menggema: Pemprov Lampung Siap Kawal Penyelesaian ke Pemerintah Pusat
Pemerintah Terbitkan PMK-28/2026, Atur Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak
Sudah Satu Generasi, SDN 1 Desa Tanjung Raja Tanggamus Tak Tersentuh Pembangunan Hanya Karena Status Lahan
Ahmad Sahroni Minta Kemenag Evaluasi Perizinan Pesantren Ndolo Kusumo
Pengangkatan Kapolri Tetap Persetujuan DPR

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:07 WIB

Cahaya Listrik PLN Akhirnya Terangi Warga Dusun Untemungkur, Terimakasih Presiden!

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:42 WIB

Jaksa Agung: Tak Boleh Ada Lagi Kebocoran Kekayaan Negara dan Penguasaan SDA!

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:03 WIB

Konflik Agraria Bakung Menggema: Pemprov Lampung Siap Kawal Penyelesaian ke Pemerintah Pusat

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:09 WIB

Pemerintah Terbitkan PMK-28/2026, Atur Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:25 WIB

Sudah Satu Generasi, SDN 1 Desa Tanjung Raja Tanggamus Tak Tersentuh Pembangunan Hanya Karena Status Lahan

Berita Terbaru