Komisi II DPRD Lampung Tekankan Koperasi Merah Putih Bukan Etalase Korporasi, Apalagi Dikorupsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Program Koperasi Merah Putih mendapat dukungan dari Komisi II DPRD Lampung. Namun, Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki, mengingatkan agar koperasi yang dibangun pemerintah tidak berubah menjadi perpanjangan tangan korporasi dan kehilangan tujuan utamanya untuk menyejahterakan masyarakat desa. Termasuk pula jangan sampai menjadi bancakan korupsi.

Menurut Ahmad Basuki, Koperasi Merah Putih merupakan peluang besar untuk membangun ekosistem ekonomi baru di desa. Kehadirannya diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang mampu menyerap hasil pertanian warga sekaligus memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak.

Namun ia menegaskan, pembangunan koperasi harus dilakukan secara matang dan tidak sekadar mengejar target. Lokasi koperasi harus strategis, mudah dijangkau masyarakat, serta berada di pusat aktivitas ekonomi desa.

Baca Juga :  Politisi PKS Syukron Muchtar Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Tekan Pengangguran

“Jangan sampai dibangun asal jadi atau ditempatkan di lokasi yang tidak mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Abas, sapaan karibnya.

Abas mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya pembangunan Koperasi Merah Putih di Lampung yang dinilai tidak layak. Meski demikian, pengawasan tetap diperlukan karena sebagian proyek masih dalam tahap pembangunan.

Lebih jauh, politisi PKB Lampung tersebut menyoroti tujuan utama Koperasi Merah Putih yang menurutnya harus difokuskan sebagai pusat penampungan komoditas desa seperti kopi, jagung, padi, dan hasil pertanian lainnya. Dari koperasi inilah proses hilirisasi dan pemasaran hasil panen dapat dilakukan secara lebih terorganisir.

Baca Juga :  DPRD Lampung Paripurnakan Sembilan Raperda Inisiatif Legislatif dan Eksekutif

“Koperasi harus menjadi hub komoditas desa, bukan sekadar tempat menjual produk pabrikan,” tegasnya.

Abas juga menanggapi kekhawatiran yang berkembang di sejumlah daerah terkait anggapan bahwa Koperasi Merah Putih akan mematikan usaha ritel modern. Menurutnya, segmen usaha koperasi desa berbeda dengan minimarket karena fokus utamanya adalah memperkuat ekonomi berbasis komoditas lokal.

Karena itu, ia mengingatkan agar koperasi tidak berubah fungsi menjadi etalase produk-produk korporasi besar. Jika hanya menjual barang yang sama dengan ritel modern, maka tujuan pembentukan koperasi akan melenceng dari semangat pemberdayaan ekonomi rakyat.

Baca Juga :  Muhamad Ghofur Jabat Pimpinan Komisi IV DPRD Lampung

“Jangan sampai negara justru menjadi kaki tangan korporasi. Koperasi Merah Putih harus berpihak kepada petani dan masyarakat desa,” katanya.

Selain menjadi pusat penyerapan hasil pertanian, Abas menilai Koperasi Merah Putih juga harus berperan sebagai saluran distribusi berbagai kebutuhan bersubsidi dari pemerintah, seperti pupuk, LPG, dan komoditas strategis lainnya.

Dengan konsep tersebut, menurutnya Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, melainkan motor penggerak ekonomi desa yang mampu memperkuat posisi petani, memangkas rantai distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput. (*)

Penulis : Ahmad Mufid

Editor : Pina

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’
40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi
Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi
HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat
DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa
DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Lapak Kurban Pinggir Jalan
Dewi Mayang Sari Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO
Komisi I DPRD Lampung segera Agendakan RDP dengan Kapolda

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:28 WIB

Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka ‘Mangkrak’

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

40 Tahun Menggantung, DPRD Lampung Janji Kawal Penyelesaian Konflik Waydadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:03 WIB

Ghofur Soroti Risiko Pasir Laut dalam Proyek Infrastruktur, Desak Pemerintah Lakukan Verifikasi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:37 WIB

HIV Meningkat di Pringsewu, Syukron Muchtar Minta Pengawasan Digital Diperketat

Senin, 18 Mei 2026 - 16:45 WIB

DPRD Lampung Soroti Peran Koperasi Merah Putih dan Kendala Lahan di Desa

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Parpol

Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:15 WIB

Foto : Ketua KNPI Provinsi Lampung memberikan sambutan saat kegiatan Temu Kangen Pemuda

Edukasi

Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung

Kamis, 11 Jun 2026 - 20:37 WIB