Lepas KSO, PTPN VII Unit Pagar Alam Pacu Produktifitas dan Inovatif

Kamis, 30 Juni 2022 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAGARALAM (dinamik.id)–PTPN VII Unit Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) terus berinovasi untuk meningkatkan produksi dan kualitas teh di lereng Gunung Dempo.

Setelah lepas dari KSO KBP Cakra pada 2018-2021, PTPN VII yang memiliki luasan sekitar 1.900 ha kini mampu memproduksi rata-rata 30-35 ton teh basah dari lima afdeling perhari.

Hal itu terungkap saat Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah beserta 11 pengurus mendapat kesempatan untuk mengunjungi PTPN VII Unit Pagar Alam, Sumsel, Kamis, 30 Juni 2022.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten SDM dan Umum PTPN VII Unit Pagar Alam, Rincan Danang menerangkan lahan produktif PTPN VII di lereng gunung Dempo seluas 1.900 ha terdiri dari lima afdeling. Saat ini lahan yang sudah mendapat HGU seluas 1300 Ha.

Baca Juga :  Diskominfo Pemkab Mesuji, Gelar Sosialisasi Publikasi dan Dokumentasi Kegiatan OPD

“Produksi rata-rata 30-35 ton basah perhari dibagi lima afdeling. Di masa puncak pernah  50-60 ton. Produk teh yang diproduksi siap jual (kering) perhari rata-rata sekitar 6 ton,” ujarnya mewakili Manajer Unit Pagar Alam Acep Sudiar.

Ia bersyukur pihaknya tak lagi KSO dengan Kabepe Chakra. Rincan optimistis pihaknya akan bangkit dengan meningkatkan produktifitas teh dan berinovasi agar teh yang dihasilkan yang terbaik di Indonesia, bahkan dunia.

“Peralihan KSO Kabepe Chakra ke pangkuan ibu pertiwi ini kami harus bangkit untuk menghasilkan produk green tea. Kami terus berupaya berkembang berinovasi bersinergi dengan lingkungan. Kami ingin menjadi perusahaan agribisnis yang tangguh dengan tata kelola yang baik,” jelas dia.

Baca Juga :  Senator Abdul Hakim Minta BPN Deklarasi Status Lahan PTPN VII Way Berulu

Ia berkomitmen pihaknya akan terus berupaya menghasilkan produksi bahan baku dan bahan jadi untuk industri yang bermutu tinggi untuk pasar domestik dan pasar ekspor.

Sebagai wujud komitmen, lanjut Rincan, pihaknya sukses menyabet tiga gelar yakni juara 1 jenis dust orthodox, juara 1 jenis CTC dust dan juara 2 jenis BP.

“Kami menang kompetisi teh nasional di Bandung terbaik kesatu teh orthodox jenis dust pada Mei 2022,” kata dia.

Sementara itu, Wirahadikusumah menjelaskan kedatangan pihaknya merupakan tindaklanjut pertemuan antara PWI Lampung dengan Direktur PTPN VII Riyanto Wisnuardi.

Baca Juga :  Tahun 2021 Jadi Titik Balik PTPN VII

“Dimana PTPN VII berhasil mendapatkan keuntungan Rp141 miliar pada 2021. Kami mengapresiasi dan kami akan terus menyemangati BUMN, terutama PTPN VII dalam rangka meningkatkan perekonomian Indonesia di masa pemulihan pascacovid-19,” ujarnya.

Ia pun berharap kehadiran PWI Lampung dapat membawa manfaat serta terus meningkatkan sinergitas agar ke depan PTPN VII dengan seluruh unit kerjanya dapat mencapai apa yang ditargetkan.

Pada kesempatan itu, 12 pengurus PWI Lampung mendapat kesempatan menyaksikan secara langsung kebun teh dan proses pemetikan daun teh di lereng gunung Dempo.

Pabrik teh milik PTPN VII ini pertama kali dibangun oleh NV Landbouw Maata Chapij, perusahaan Belanda pada 1929. (Eka)

Berita Terkait

Pengamat: Aset Negara Sudah Dibeli Melalui Lelang Resmi di BPPN Tak Bisa Dibatalkan
Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten
Rugikan Negara 3,4 Miliar, DJP Serahkan Dua Tersangka Faktur Pajak Fiktif ke Kejari
Kementerian ATR BPN Cabut HGU 85.244,925 Lahan SGC di Lampung
Habiburokhman: Pimpinan DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Adhoc
Komisi Reformasi Bahas Gagasan Polri di Bawah Kementerian
KPK Dalami Dugaan Korupsi Lain Libatkan Bupati Pati Sudewo
Adi Kurniawan Resmi Jabat Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 14:57 WIB

Pengamat: Aset Negara Sudah Dibeli Melalui Lelang Resmi di BPPN Tak Bisa Dibatalkan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:48 WIB

Gubernur Lampung Dijadwalkan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:19 WIB

Rugikan Negara 3,4 Miliar, DJP Serahkan Dua Tersangka Faktur Pajak Fiktif ke Kejari

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:41 WIB

Kementerian ATR BPN Cabut HGU 85.244,925 Lahan SGC di Lampung

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:17 WIB

Habiburokhman: Pimpinan DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Adhoc

Berita Terbaru