UIN Raden Intan Lampung Hadirkan Dua Guru Besar UKM Malaysia

Minggu, 12 Maret 2023 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar lampung (dinamik.id) – Dua Guru Besar asal Malaysia Prof Dr Ghazali Bin Basri dan Prof Dr Noriah Mohamed memberikan kuliah sebagai Visiting Professor di tiga fakultas Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Minggu (12/03/2023).

Prof Ghazali merupakan Profesor Emeritus dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang produktif menulis buku-buku tentang Islamic Studies, diantaranya Sejarah Bani Israel, dan sebentar lagi akan menerbitkan buku Kajian Teks Kitab Sayr al-Salikin Sheikh Abdul Samad al-Falimbani, yang rencana launchingnya akan dihadiri oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Sedangkan Prof Noriah merupakan Profesor Emeritus dari Universiti Sains Malaysia (USM) yang fokus pada bidang sociolinguistics dan Historical Comparative Linguistic, beberapa karya monumentalnya diantaranya sosiolinguistik Bahasa Melayu di Malaysia (1998), Sejarah Sosiolinguistik Bahasa Melayu Lama (1999) dan berbagai artikel ilmiah lainnya yang terbit di berbagai jurnal Internasional.

Dalam sesi visitingnya Prof Dr Ghazali Basri dan Prof Dr Noriah Mohamed, menyampaikan berbagai materi sesuai tema di masing-masing Fakultas. Di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) Prof Noriah menyampaikan tentang Kontribusi Manuskrip Melayu dalam Aspek Intelektual Islam di Nusantara.

Di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Prof Ghazali berbicara tentang Da’wah, Islamic Spirituality and Modernity. Sementara di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK), Prof Ghazali dan Prof Noriah memberikan materi tentang Pendidikan Islam dan Lingkungan dalam Perspektif Tasawuf.

Baca Juga :  Unila Gelar Sarasehan Media Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Academic & Research Center selama tiga hari berturut-turut mulai 9 Maret hingga 11 Maret 2023 ini dihadiri oleh para mahasiswa, dan juga jajaran pimpinan dan dosen dari masing-masing fakultas yang cukup antusias dalam mengikuti penjelasan yang diberikan.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof Wan Jamaluddin Z MAg PhD mengatakan bahwa kehadiran dua orang Guru Besar ini merupakan berkah bagi Kampus UIN Raden Intan Lampung, karena mereka berdua adalah ilmuan-ilmuan Islam terkemuka di Malaysia.

Baca Juga :  Monash University Jalin Kerja Sama dengan FH Unila

“Ini merupakan berkah bagi kampus kita, beliau berdua adalah ilmuan-ilmuan besar di bidang Islamic studies dan Budaya Melayu di Malaysia,” ucap Rektor.

Rektor berharap kehadiran mereka dapat memberikan dampak yang maksimal bagi perkembangan ilmu di UIN RIL. “Semoga kehadiran beliau berdua bisa memberikan dampak yang baik bagi perkembangan ilmu di kampus kita ini, dapat menambah khazanah dan wawasan keilmuan, baik bagi para mahasiswa maupun bagi dosen-dosen kita,” pungkasnya. (Naz)

Berita Terkait

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan
Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Membaca Nusantara, Amnesia : Menggugat Delusi Kejayaan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:26 WIB

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:15 WIB

Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:30 WIB

PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:29 WIB

Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan

Berita Terbaru