Dari Aceh ke Universitas Lampung, Kisah Muhammad Hafiz Adam Perjuangkan Cita-Cita

Kamis, 24 Agustus 2023 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unila(dinamik.id) – Sebagaimana langkahnya telah membawanya hingga ke tanah “Sang Bumi Ruwa Jurai”, semangat dan tekadnya dalam menuntut ilmu begitu mantap terlihat sebagai contoh nyata di kalangan anak muda bangsa.
Muhammad Hafiz Adam atau yang kerap dipanggil Hafiz merupakan mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) Jurusan Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 2023.

Sejak acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Senin, 14 Agustus 2023 lalu, Hafiz menjadi sorotan pada acara tersebut. Sebab dia menjadi satu-satunya mahasiswa asal Aceh yang maju ke depan bersama sejumlah mahasiswa asal Papua.

Melihat fakta ini membuat saya tertarik untuk mengangkat kisah dan perjalanannya dari Aceh hingga akhirnya melanjutkan pendidikan di Unila. Tepat pukul 12.00 WIB seluruh kegiatan diistirahatkan, para mahasiswa pun disilakan untuk melaksanakan ibadah sholat Dzuhur dan makan siang.

Setelah selesai sholat dia datang menghampiri saya di pintu Selatan Gedung Serbaguna (GSG) untuk memulai proses wawancara. Saya begitu penasaran bagaimana akhirnya dia memutuskan untuk datang jauh-jauh dari Aceh sampai ke Bandarlampung.

Hafiz bilang, sempat kebingungan dalam memilih Universitas untuk menjadi tempatnya melanjutkan pendidikan, sampai akhirnya dia melihat Unila sebagai kampus yang berakreditasi A, begitu juga jurusan impiannya yang telah terakreditasi A.

Laki-laki kelahiran Qatar ini mengatakan, perjalanannya tidak lepas dari dukungan keluarga dan teman-teman terdekat yang menyongsong semangatnya dalam mengenyam pendidikan dan motivasi untuk senantiasa berusaha meraih mimpinya.

Baca Juga :  Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan: Mahasiswa Unila dan Indonesia Emas 2045

Cita-citanya menjadi Software Developerlah yang kemudian membuat Hafiz mantap memilih Ilmu Komputer sebagai jurusan kuliahnya di Unila, sebagai upayanya dalam menggapai cita-cita.

Harapannya ilmu yang ia dapatkan selama menempuh pendidikan di Unila dapat digunakan untuk berkontribusi pada perubahan positif khususnya yang berkaitan dengan ekonomi dan teknologi di daerah asalnya, Aceh.

Hafiz menuturkan terdapat beberapa perbedaan yang ia lihat selama kurang lebih setengah bulan tinggal di Bandarlampung, “Di sini orang-orangnya lebih terbuka, ramah, suka diajak bicara. Di Aceh, terutama di lingkungan saya tidak seramah orang-orang yang saya temui di sini,”

Dia melihat diversitas sebagai sesuatu yang dapat menghasilkan toleransi akan keberagaman dan pertukaran ide cemerlang. Tentunya hal ini memicu perkembangan lingkungan kampus dan organisasi di Unila semakin ramah akan perbedaan.

Baca Juga :  Wakili Kominfo Mesuji, Melinda Peserta Terbaik Pelatihan Public Speaking dan MC se Provinsi Lampung

Hafiz juga berpesan kepada para mahasiswa baru yang juga merantau dari luar daerah untuk tetap terbuka terhadap perubahan lingkungan, “Teman-teman jangan ragu untuk memulai berinteraksi dengan mahasiswa lain, cari teman-teman baru, dan jangan takut untuk mencari bantuan jika diperlukan.”

Setelah berbincang dengan Hafiz, saya dapat melihat tekadnya untuk menjadikan pengalaman kali ini sebagai sesuatu yang berharga dan dapat dikenang kemudian. Ia berharap tekad dan keberaniannya yang datang jauh-jauh untuk mengemban ilmu dapat mengispirasi banyak orang.

Berita Terkait

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan
Terpilih Pimpin KAHMI Lamteng, Topan Aquardi Ajak Alumni Kompak
PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub
LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’
Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature Gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3
Membaca Nusantara, Amnesia : Menggugat Delusi Kejayaan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:26 WIB

PW MDS Rijalul Ansor Lampung Rakor Persiapan Kegiatan Ramadhan

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:30 WIB

PMII Bandar Lampung Dorong Kemandirian Ekonomi Kader Lewat Entrepreneur Hub

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:38 WIB

LBH Dharma Loka Nusantara Menolak Amnesia Sejarah Lewat Diskusi ‘Membaca Nusantara #5’

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:29 WIB

Pencabutan HGU Cerminkan Sikap Kurang Kedepankan Prinsip Kepatutan

Senin, 26 Januari 2026 - 21:20 WIB

Komunitas Ruang Pojok dan Lampung Literature gelar Ngaji Bahasa: Membaca Nusantara #3

Berita Terbaru

ilustrasi

Berita

Komisi VIII DPR Minta 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK

Selasa, 17 Feb 2026 - 02:50 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

Berita

Habiburokhman Apresiasi Tindakan Tegas Polri ke AKBP Didik

Senin, 16 Feb 2026 - 18:03 WIB

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Parpol

Ketum Golkar Bahlil Candai Emil Dardak agar Gabung Golkar

Minggu, 15 Feb 2026 - 16:56 WIB