Stadium General Fakultas Adab Bedah Pergumulan Elit Muslim dalam Sejarah Indonesia

Selasa, 31 Oktober 2023 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Dalam agenda Studium General atau kuliah umum yang menumbuhkembangkan atmosfir akademik, Fakultas Adab (FA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengupas tema kajian mengenai Pergumulan Elit Muslim dalam Sejarah Indonesia.

Berlangsung di Ruang Teater Lt.2 Gedung Academic & Research Center UIN dengan menghadirkan narasumber Dosen Sejarah dan Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yakni Prof Dr Jajat Burhanudin MA.

Baca Juga :  Semarak Hari Santri, Rektor UIN Resmi Membuka Expo Kemandirian Pesantren dan Festival Kebudayaan

Seluruh mahasiswa baru Fakultas Adab yang terdiri dari Prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI) dan Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) nampak memenuhi tempat untuk menerima wawasan baru dari narasumber dengan antusias. Turut hadir para jajaran pimpinan, dosen serta tendik Fakultas Adab.

Rektor yang diwakili Wakil Rektor I Prof Dr H Alamsyah MAg mengatakan pentingnya mempelajari dan mengerti sejarah peradaban Islam.

“Menjadi hal penting untuk mendapatkan wawasan memahami bagaimana proses sejarah terbentuknya elit muslim dan peranannya dalam sejarah Indonesia. Serta kontribusi signifikannya para ahli politik, sejarawan muslim pada peradaban dunia, peradaban Islam sampai terbentuknya NKRI,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa FEBI UIN RIL Presentasikan Hasil Riset di Konferensi Internasional Romania

Dekan Fakultas Adab, Dr H Ahmad Bukhari Muslim Lc MA menyampaikan, kegiatan ini membahas terkait konteks seperti apa yang memberi ruang bagi tumbuh dan kembangnya elit muslim di Indonesia.

Menurutnya, hanya dengan kebesaran jiwa dari elit Muslim-lah republik ini bisa lahir pada tahun 1945. Sebagai elit dari kelompok Mayoritas (Islam), ujarnya, mereka rela menerima Pancasila sebagai Ideologi Bangsa demi menjaga Persatuan Indonesia.

Baca Juga :  Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia

“Itulah sebabnya, Ulun Lampung, yang juga Menteri Agama pertama dari militer di Indonesia, yakni Alamsjah Ratu Perwiranegara pada masa Orde Baru selalu mengatakan bahwa Pancasila merupakan hadiah terbesar Umat Islam bagi Persatuan Indonesia,” jelasnya.

Dekan berharap, mahasiswa dan dosen mendapatkan pencerahan dan ide-ide baru yang dapat dikembangkan ke depan sebagai bahan kajian.(Naz)

Berita Terkait

Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031
IKA SUKA Lampung Resmi Reorganisasi, Menteri PPPA Tekankan Soliditas Alumni
Demi Masa Depan UNILA, Ferdiansyah Suarakan Harapan Calon Rektor dari Internal
Safari Daud Pimpin IKA SUKA Lampung, Siap Perkuat Peran Alumni untuk Daerah
BPMP, BGTK, Balai Bahasa, dan Dewan Pendidikan Bahas Arah Kebijakan Pendidikan Lampung
Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026
Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031

Senin, 27 Juli 2026 - 21:48 WIB

IKA SUKA Lampung Resmi Reorganisasi, Menteri PPPA Tekankan Soliditas Alumni

Senin, 27 Juli 2026 - 21:46 WIB

Demi Masa Depan UNILA, Ferdiansyah Suarakan Harapan Calon Rektor dari Internal

Senin, 27 Juli 2026 - 14:37 WIB

Safari Daud Pimpin IKA SUKA Lampung, Siap Perkuat Peran Alumni untuk Daerah

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:34 WIB

BPMP, BGTK, Balai Bahasa, dan Dewan Pendidikan Bahas Arah Kebijakan Pendidikan Lampung

Berita Terbaru

DPRD Provinsi

DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:09 WIB