Coklit KPU Lampung Dimulai dari Tokoh Berpengaruh

Senin, 24 Juni 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung memulai proses pencocokan penelitian (coklit) data pemilih dari rumah tokoh berpengaruh dalam masyarakat, yang disebut opinion leader, Senin, 24 Juni 2024.

Komisioner KPU Lampung, Antonius Cahyalana menyampaikan alasan melakukan pencoklikan terhadap Opinion Leader adalah agar masyarakat dapat mengetahui pelaksanaan coklit.

“Dalam tahapan coklit kami mengambil kebijakan untuk melakukan pencoklikan terhadap Opinion Leader hal ini dimaksudkan untuk mengajak warga sekitar agar terbuka ketika petugas coklit (pantarlih) datang kerumah masing-masing (proses coklit),” kata Antonius.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Opinion leader mencakup semua segmen lapisan masyarakat, mulai dari tokoh politik, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan segmen lainnya.

Baca Juga :  Ditetapkan Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2025-2030, Mirza : Terimakasih Kedewasaan Semua Pihak

Disinggung soal pemilihan opinion leader yang akan di coklit. Antonius menjelaskan, penentuan opinion leader dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota masing-masing.

“Untuk opinion leader ditentukan oleh KPU kabupaten/kota masing-masing. Semua opinion leader mulai dilakukan coklit pada hari ini. Disesuaikan dengan waktu yang bersangkutan. Kalau opinion leader dapat ditemui pada malam hari, kami (petugas) siap,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Antonius menyebut hari ini pihaknya menjadwalkan akan melakukan coklit pada tiga opinion leader di Bandar Lampung.

“Setelah ini, saya dan pantarlih akan mendatangi rumah Kepala Komisi Informasi (KI). Nanti juga akan mendatangi opinion leader lainnya untuk coklit,” sambungnya.

Ia, menegaskan proses coklit dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat yang tinggal di TPS tersebut merupakan penduduk asli dan memiliki hak pilih yang sah.

Baca Juga :  Antoniyus : Gen Z adalah Penentu Arah Bangsa

Ia berharap agar seluruh kelompok masyarakat dapat menerima petugas coklit secara sukarela dan lebih terbuka.

Sementara, Ketua DPD Partai Gerinda Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi langkah KPU ditaahapan coklit ini.

Anggota Komisi V DPRD Lampung menyampaikan terimakasih kepada KPU, karena dalam beberapa periode ini, ia merasakan langsung beberapa perbaikan yang dilakukan oleh KPU.

Mirza menyebut, perbaikan tersebut terlihat dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum.

Ia pun mengimbau, kepada seluruh masyarakat Lampung untuk mengikuti Coklit. Menurutnya Coklit ini merupakan bagian dari hak politik dan cara warga negara berkontribusi terhadap negara.

Baca Juga :  Demokrat Pasangkan Iyay Mirza - Dr. Jihan Untuk Pilgub Lampung

“Saya harap masyarakat mengikuti coklit itu adalah hak kita, hak politik yang melekat. Dan itu adalah salah satu cara kita berkontribusi bagi negara,” ujarnya.

Sampai saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung telah memulai persiapan penting untuk penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada 2024).

Saat ini, tahap yang sedang dilakukan adalah pemutakhiran data Pemilih. Tahapan awal yang sedang dilakukan adalah pencocokan dan penelitian data pemilih, yang lebih dikenal dengan coklit.

Proses Coklit dilaksanakan selama satu bulan, di mulai sejak 24 juni hingga 24 juli 2024. Proses ini merupakan bagian dari persiapan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, dan Walikota, Wakil Walikota.
(Mufid)

Berita Terkait

PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Program Lamban Zakat PKB
Komisi IV DPRD Bandar Lampung Desak Evaluasi Seluruh SPPG
Ketum Golkar Bahlil Candai Emil Dardak agar Gabung Golkar
Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM
Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK
BK DPRD Lampung Panggil Andy Roby Terkait Dugaan Pengempisan Ban Mobil Mahasiswa UBL
100 Ribu Peserta BPJS PBI di Lampung Dinonaktifkan, DPRD Ungkap Penyebab dan Solusinya
HPN 2026, Kostiana Ajak Pers Adaptif Hadapi Era Digital

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:21 WIB

PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Program Lamban Zakat PKB

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:56 WIB

Komisi IV DPRD Bandar Lampung Desak Evaluasi Seluruh SPPG

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:56 WIB

Ketum Golkar Bahlil Candai Emil Dardak agar Gabung Golkar

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:38 WIB

Kostiana: HUT ke-51 IWAPI Lampung Momentum Perkuat Transformasi Digital UMKM

Senin, 9 Februari 2026 - 23:18 WIB

Kasus Ban Kempis Mahasiswi UBL, Andy Roby Irit Bicara Usai Diperiksa BK

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

KADIN Lampung Tolak Rencana Impor 105 Ribu Kendaraan dari India

Senin, 23 Feb 2026 - 16:57 WIB