Pengawasan Berlapis, DPRD Pastikan Kualitas Pembangunan Jalan Tetap Terjaga

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, menegaskan komitmen dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan kualitas pembangunan infrastruktur jalan tetap terjaga.

Mukhlis mengatakan, keterbukaan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memaparkan rencana pembangunan, termasuk spesifikasi dan metode pengerjaan, menjadi dasar penting bagi DPRD dalam melakukan pengawasan.

“Kami mengapresiasi keterbukaan pemerintah provinsi dan gubernur. Apa yang disampaikan dalam groundbreaking terkait rencana pembangunan jalan itu menjadi acuan, baik bagi dinas PUPR maupun pihak rekanan, sehingga mereka terikat dengan rencana yang sudah dipaparkan,” ujarnya.

Baca Juga :  KNPI Lampung Siap Galang Donasi untuk Bantu Ukur Ulang Lahan PT SGC

Menurutnya, keterbukaan informasi tersebut juga memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawal pembangunan.

Selain itu, Ia menilai bahwa dalam beberapa tahun terakhir, keluhan masyarakat terhadap kualitas jalan mengalami penurunan, meskipun tetap ada.

“Kalau dibandingkan 2019, dulu hampir setiap hari ada pengaduan ke komisi IV ataupun melalui telepon. Sekarang sudah jauh berkurang, meskipun masih ada satu-dua kasus,” kata Legislator dari Partai Gerindra ini.

Mukhlis juga menegaskan, fungsi pengawasan DPRD melekat pada seluruh anggota dewan, tidak terbatas pada Komisi IV. Setiap temuan di daerah pemilihan maupun laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga :  Kesunyian di Ruang Keadilan Kota Bandar Lampung

Namun demikian, ia menekankan bahwa pengawasan DPRD bersifat non-teknis. Sementara pengawasan teknis dilakukan oleh konsultan pengawas, internal dinas, hingga audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kalau ada laporan masyarakat atau anggota DPRD melihat dan melaporkan ke kami (Komisi IV), kami akan memanggil OPD untuk meminta penjelasan serta langkah perbaikan. Tapi untuk teknis, itu ada konsultan pengawas dan pemeriksaan dari BPK,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem pengawasan berlapis tersebut membuat rekanan lebih berhati-hati dalam bekerja karena adanya potensi pengembalian kerugian negara jika ditemukan pelanggaran.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Atensi Pembangunan Jalan Pringsewu-Pardasuka 'Mangkrak'

Terkait target 91 persen jalan mantap di akhir masa kepemimpinan Mirza – Jihan, Mukhlis menyatakan optimistis. Dengan dukungan anggaran yang besar pada 2026 serta penggunaan metode konstruksi rigid beton, capaian tersebut dinilai realistis.

“Melihat progres pembangunan tahun ini, kami optimistis bisa mencapai sekitar 85 persen di akhir tahun, dan target 91 persen di akhir periode bisa tercapai,” pungkasnya. (Amd)

Penulis : Ahmad Mufid

Editor : Pina

Berita Terkait

Kemarau Berdampak pada Pertanian, Warga Payung Batu Minta Bantuan Pompa Air
Wakil Ketua l DPRD Lampung Minta Bapeda Optimalkan PAD Demi Perkuat Fiskal Daerah
Hadiri Pelepasan Magang ke Jepang, Elvanty Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas
DPRD Lampung Siap Sidak dan Panggil Perusahaan Air Permukaan, Kejar Kebocoran PAD
DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter
Lesty Putri Utami Soroti RS Bandar Negara Husada, SDM Mumpuni Tapi Fasilitas Masih Minim
DPRD Lampung Soroti Pajak Air Permukaan, Desak Pengawasan dan Pendataan Diperketat
Debu, Macet, dan ISPA Mengintai ! DPRD Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Kemarau Berdampak pada Pertanian, Warga Payung Batu Minta Bantuan Pompa Air

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:30 WIB

Wakil Ketua l DPRD Lampung Minta Bapeda Optimalkan PAD Demi Perkuat Fiskal Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:15 WIB

Hadiri Pelepasan Magang ke Jepang, Elvanty Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:12 WIB

DPRD Lampung Siap Sidak dan Panggil Perusahaan Air Permukaan, Kejar Kebocoran PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:09 WIB

DPRD Lampung Soroti Pajak Air, Dorong Pengawasan Berbasis Watermeter

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB