Tambah Medali Emas Angkat Besi, Lampung Bertahan di Peringkat 10 PON XXI

Selasa, 17 September 2024 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh (dinamik.id) – Tambahan satu medali emas dari cabang olahraga angkat besi mengamankan posisi Kontingen Lampung di peringkat kesepuluh klasemen sementara perolehan medali PON XXI, Selasa, 17 September 2024.

Berdasarkan data perolehan medali sementara hingga pukul 19.00 WIB, Kontingen Lampung telah mengumpulkan 18 emas, 14 perak, dan 24 perunggu.

Di peringkat kesembilan ada Kalimantan Timur yang juga meraih 18 emas, namun unggul dengan 36 perak dan 48 perunggu.

Baca Juga :  Ini Pandangan Aktivis Lampung atas Terpilihnya MTA Sebagai DKPP

Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan 24 emas, 32 perak, dan 39 perunggu, berada kokoh di posisi kedelapan, terus menempel Bali di peringkat ketujuh yang meraih 25 emas, 24 perak, dan 47 perunggu.

Jawa Tengah semakin nyaman di posisi keenam dengan 48 emas, 50 perak, dan 84 perunggu. Begitu pula dengan dua tuan rumah: Aceh dan Sumatera Utara. Keduanya semakin aman di posisi kelima dan keempat.

Baca Juga :  Atasi Banjir, Pemkab Mesuji Bersama Tim Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS MS) Normalisasi Sungai

Aceh berada di peringkat kelima dengan 55 emas, 38 perak, dan 47 perunggu. Sedangkan Sumatera Utara, yang meraup 65 emas, 34 perak, dan 77 perunggu, menempati peringkat keempat.

Baca Juga :  Bung Iqbal Penuhi Undangan Taaruf dengan Ketum PKB

Posisi tiga besar secara berurutan masih ditempati oleh DKI Jakarta dengan 134 emas, 113 perak, dan 107 perunggu. Jawa Barat mengikuti di peringkat kedua dengan 129 emas, 123 perak, dan 126 perunggu. Sementara itu, Jawa Timur kokoh di peringkat ketiga dengan 104 emas, 107 perak, dan 108 perunggu.

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala
Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas Budaya Kerja ASN
Anggota Komisi V DPR Aprozi Alam Minta BMKG Update ‘Real Time’ Perkembangan Erupsi GAK
Anggota Komisi V DPR Aprozi Alam Minta Basarnas dan SAR Siaga Penuh Respon Erupsi GAK

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Sabtu, 19 September 2026 - 16:50 WIB

Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset

Jumat, 18 September 2026 - 14:29 WIB

36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Kementerian PU Paparkan Skenario Penambahan Sekolah Rakyat 2027 ke DPR

Berita Terbaru



Produk hasil kolaborasi PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 2 dan IPB University berbahan baku tandan kosong (tankos) kelapa sawit menjadi berbagai produk berbasis komposit ramah lingkungan (green composite). Serat tandan kosong dikembangkan menjadi material biomaterial bernilai tambah untuk berbagai kebutuhan, antara lain helm pengaman (safety helmet), sepatu, sandal, produk fesyen, hingga rompi antipeluru.

Ekonomi dan Kreatif

KEREN GUYZZ!!! PTPN I dan IPB Kembangkan Tankos Jadi Produk Komposit

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:21 WIB