Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Oknum PPK Berujung Laporan ke Polisi

Sabtu, 21 September 2024 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Upaya intimidasi terhadap salah satu wartawan online oleh oknum PPK di Bandar Lampung berbuntut panjang. MFD melaporkan dugaan intimidasi hingga berbuntut kekerasan saat meliput Rapat Pleno Terbuka Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh KPU Bandar Lampung ke Polresta Bandar Lampung Jumat, 20 September 2024, sekitar pukul 23.00 WIB.

Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/1398/IX/2024/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung. Bahkan, pihak kepolisian telah melakukan visum terhadapnya.

MFD menyatakan bahwa peristiwa intimidasi dan kekerasan terjadi di Hotel Swiss Bel Lampung saat ia meliput kegiatan KPU. Intimidasi dan tindakan kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Bandar Lampung berinisial D.

Baca Juga :  Sat Samapta Polres Lampung Tengah Patroli Guna Mencegah Penyalahgunaan Distribusi BBM

Ia merasa penting untuk melaporkan insiden ini agar pihak berwenang mengambil tindakan terhadap perilaku intimidasi, yang dapat mengancam kebebasan pers. Dengan adanya laporan ini, ia berharap dapat mencegah terulangnya kasus serupa, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk jurnalis lainnya yang bertugas di lapangan.

“Sebagai jurnalis, kami memiliki tanggung jawab untuk melaporkan fakta dan informasi yang akurat kepada masyarakat dan itu dilindungi UU Pers. Saya berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan ini dengan serius dan profesional,” ujarnya.

Baca Juga :  Granat Mendesak KY Periksa Hakim Vonis Bebas Terdakwa Narkoba 92 Kg Sabu

Ia juga menegaskan bahwa KPU, sebagai lembaga negara yang memiliki peran krusial dalam menjaga demokrasi, harus bebas dari praktik premanisme.

“KPU harus menjadi contoh dalam menjalankan transparansi dan integritas. Tidak seharusnya ada pihak yang mengganggu proses ini demi kepentingan publik,” tambahnya.

MFD menekankan pentingnya perlindungan terhadap wartawan, agar mereka dapat bekerja dengan aman dan tanpa rasa takut akan intimidasi.

Upaya Mediasi

Setelah insiden intimidatif yang berujung tandukan kepala yang mengenai dagu dan dada pelapor, telah ada upaya mediasi oleh komisioner.

Namun sayang, lanjut Mufid, terlapor tanpa menunjukan rasa bersalah dan menyesali perbuatan justru kembali menantang berduel di luar lokasi acara.

Baca Juga :  Kapolres Mesuji AKBP M Harris, Cek Sarpras dan Kendaraan Dinas Jelang Pilkada 2024

Terlapor sempat menyatakan ‘ya udah kita setanda-tandaan’ kepada pelapor hingga membuat pelapor merasa terancam dalam melaksanakan kerja-kerja jurnalistik ke depannya. Apalagi, saat ini tahapan pilkada sedang berjalan dan intensitas peliputan ke KPU akan tinggi.

“Saya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memproses. Nanti kan ada rekaman CCTV di lokasi sebagai alat bukti,” jelasnya.

Sayangnya hingga saat ini, wartawan belum dapat mengonfirmasi pihak terlapor dan akan terus berupaya mengonfirmasi terlapor. (Naz/Mar)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Hercules Serahkan Rp800 Juta ke KPK Terkait Suap BPN
Kejahatan Lingkungan Tanpa Sanksi, Ancam Ruang Hidup Masyarakat Pesisir Sumatera
Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain
Ditreskrimsus Polda Lampung Tegas Tangani Dugaan Tipikor Rugikan Negara Rp14,16 Miliar
PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung
Komunitas Petani Sawit dan Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pengeroyokan dan Perusakan ke Polda Lampung
14 Tahun Mengabdi, D19DAYA Bersama KPK RI dan IPDN Perkuat Integritas Budaya Kerja ASN
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Kuasa Hukum Hercules Serahkan Rp800 Juta ke KPK Terkait Suap BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Kejahatan Lingkungan Tanpa Sanksi, Ancam Ruang Hidup Masyarakat Pesisir Sumatera

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Ketua KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lampung Jadi Pilot Project Daerah Lain

Senin, 21 September 2026 - 15:26 WIB

Ditreskrimsus Polda Lampung Tegas Tangani Dugaan Tipikor Rugikan Negara Rp14,16 Miliar

Kamis, 10 September 2026 - 21:28 WIB

PRANTARA Apresiasi Kejagung Bongkar Dugaan Mafia Korporasi di Lampung

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun untuk Hilirisasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:48 WIB

Provinsi

Wira dan Adi Jadi Kandidat Pertama di Penjaringan PWI Lampung

Senin, 19 Okt 2026 - 16:38 WIB