Sering Banjir, Budhi Darmawan Sebut Sistem Drainase di Bandar Lampung Sudah Terganggu

Rabu, 25 September 2024 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id)- Pjs Wali Kota Bandar Lampung Budhi Darmawan buka suara terkait bencana banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda kota setempat.

Hal itu disampaikan Pjs Wali Kota Bandar Lampung Budhi Darmawan pasca beberapa kecamatan dilanda banjir pada Rabu (25/9/2024) malam.

Pjs Wali Kota Bandar Lampung Budhi Darmawan mengatakan, salah satu penyebab banjir itu dikarenakan sejumlah sistem drainase yang mulai terganggu.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang ini dari alam dan drainase alaminya yang sudah terganggu karena sudah banyak perumahan dan permukiman,” ujarnya, Jumat (27/9/2024).

“Permukiman saat ini semakin padat sehingga mengurangi kapasitas air yang lewat pada drainase,” sambungnya.

Menurutnya, penangannan masalah banjir di Bandar Lampung tidak bisa setengah-setengah, namun harus menyeluruh.

“Untuk itu kita perlu penanganan yang cukup panjang dan perlu sinergitas serta adanya dukungan banyak pihak,” jelasnya.

Baca Juga :  393 Jemaah Haji Asal Lampung Tiba di Tanah Air 18 Juli 2022

“Saya juga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bisa mengurangi masalah banjir di Kota Bandar Lampung,” tambahnya.

Ia menambahkan, masalah banjir di Bandar Lampung juga harus menjadi tugas bersama dari semua elemen.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat terus waspada terutama masyarakat yang dekat dengan drainase alami.

“Kita juga harus sama-sama menjaga dan BPBD juga harus terus siaga dan lebih aktif lagi ketika nanti ada kejadian serupa,” pungkasnya.

BPBD Bandar Lampung juga telah mengimbau masyarakat setempat untuk meningkatkan kesiagaan terhadap bencana.

Diketahui, banjir sempat menggenang sejumlah titik di Bandar Lampung yakni Kampung Rawa Laut di Kecamatan Panjang, Nunyai Kecamatan Rajabasa.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Beasiswa Bagi PPPK yang Ingin Lanjut S2

Lalu Raflesia di Kecamatan Tanjung Senang, Pulau Singkep, Sebesi dan Bawean III Kecamatan Sukarame, Perumahan Nusantara Kecamatan Sukabumi.

“Memang semalam ada beberapa titik yang terdampak banjir di Bandar Lampung, namun tidak dalam hanya di bawah lutut,” ujar Kepala BPBD, Wakhidi.

“Banjir bisa terjadi dikarenakan memang semalam hujan terjadi dengan intensitas yang tinggi dan durasinya juga panjang,” terusnya.

Kendati begitu, pihaknya mengaku sudah berhasil mengatasi permasalahn banjir di sejumlah titik di Bandar Lampung itu.

“Alhamdulillah semuanya sudah surut. Awalnya banjir itu terjadi sekitar jam 10 malam, kemudian surut setelah dua jam hujan berhenti,” ucapnya.

“Kita sudah bekerja sama dengan Damkar, camat, lurah dan RT. Terkait pembersihan, pagi tadi juga sudah kita bersihkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Giliran Komoditas Jagung, DPRD Lampung Minta Bapanas Evaluasi Syarat Kadar Air

Ia mengaku, personel yang diturunkan untuk mengatasi masalah banjir dan pohon tumbang semalam sebanyak 60 orang personel.

Dalam hal ini, imbauan yang pihaknya berikan berupa siap siaga dan kewaspadaan dini terhadap bahaya bencana terutama banjir.

“Artinya terkait imbauan ini, kepada masyarakat harus waspada dengan cuaca seperti ini. Kemarin pagi cerah ternyata malam hujan,” imbaunya.

“Terutama saat cuaca mendung itu kita harus waspada. Sebab dua hari ke depan diprediksi cuaca ekstrem masih akan berlangsung,” terusnya.

Terkait kesiapan BPBD, ia memastikan pihaknya selalu siap siaga untuk mengatasi masalah bencana di Bandar Lampung.

“Alhamdulillah dalam hal ini tim kami selalu siap, contoh di beberapa titik banjir semalam kita atasi sampai tuntas,” tandasnya.

Berita Terkait

Kapolsek Muara Sungkai Disanksi Disiplin, Terkait Penolakan Laporan KDRT
Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum
Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura
Disdukcapil Lampura Mencatat 27.606 Warga Pindah Domisili Imbas Ekonomi pada 2025
Digitalisasi “Pepesan Kosong” Di RSUD Ryacudu Kotabumi
Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota
Mahasiswa PMII Bandar Lampung Gelar Aksi, Tuntut Evaluasi Keamanan Tempat Wisata
Angka Perceraian Di Lampura Terus Meroket, Abung Selatan Tertinggi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:11 WIB

Lampung Kompak Jelang Munas HIPMI, Mandat Dukungan Diserahkan ke Ketum

Kamis, 16 April 2026 - 18:13 WIB

Ini Kata Sekkab, Sikapi Persoalan Di RSUD HM Ryacudu Lampura

Rabu, 15 April 2026 - 19:18 WIB

Disdukcapil Lampura Mencatat 27.606 Warga Pindah Domisili Imbas Ekonomi pada 2025

Rabu, 15 April 2026 - 12:40 WIB

Digitalisasi “Pepesan Kosong” Di RSUD Ryacudu Kotabumi

Senin, 13 April 2026 - 18:46 WIB

Sekdakab Lampura Geram Mengetahui TOS Kumuh Bak Hutan Kota

Berita Terbaru

Pringsewu

Dilepas Bupati Pringsewu, SKIn Gelar Fun Camping Ride

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:11 WIB

Olahraga

Atlet Pencak Silat Lampung Utara Boyong 17 Medali

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:27 WIB

Tulangbawang Barat

Tubaba Gelar Kejurprov LRC 2026, Dorong Prestasi dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:38 WIB