KPU Lampung Gelar Doa Bersama, Ikhtiar Pilkada Berjalan Lancar, Aman dan Damai

Senin, 25 November 2024 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (dinamik.id) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menggelar doa bersama di Kantor KPU Provinsi Lampung, menjelang 2 hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 pada 27 November mendatang.

Doa bersama ini dihadiri oleh ratusan santri Pondok Pesantren Al- Hikmah, jajaran KPU, Anggota Bawaslu Lampung, tokoh agama dan ulama, Perwakilan Polda Lampung dan turut hadir perwakilan Pj. Gubernur Lampung.

Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, dalam sambutannya mengatakan doa digelar sebagai bentuk silaturahim dan ikhtiar agar seluruh rangkaian Pilkada berjalan lancar, aman dan damai.

Dalam kesempatan itu juga, Erwan menegaskan bahwa seluruh tahapan persiapan telah dilakukan, termasuk distribusi logistik, penyiapan petugas, dan pembekalan teknis.

“Hari ini kita memasuki dua hari terakhir menjelang pemungutan suara. Alhamdulillah, distribusi logistik dari tingkat kabupaten ke kecamatan, desa, hingga TPS telah berjalan sejak 23 November. Insya Allah, pada H-1 atau 26 November, seluruh logistik sudah tiba di 2.651 desa yang memiliki 13.282 TPS,” ungkapnya.

Sebanyak 93.000 lebih petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 26.000 petugas PAM Limas telah dilibatkan untuk mengawal proses pemilu. Erwan menyatakan semua petugas tersebut telah mengikuti bimbingan teknis guna memastikan kelancaran pemungutan dan penghitungan suara.

Baca Juga :  Puncak HUT RI ke-78, Azwar Yacub Minta Generasi Muda Tanamkan Jiwa Nasionalisme

“Kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi. Dengan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, kami optimis bahwa Pilkada tahun ini akan berlangsung damai dan tertib,” katanya.

Erwan juga mengimbau masyarakat yang belum menerima C pemberitahuan untuk segera melapor ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa masing-masing paling lambat pada 26 November pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Azwar Yacub Ajak Masyarakat Pelihara Rasa Persaudaraan

“Kami memaksimalkan distribusi undangan memilih kepada 6,5 juta lebih pemilih terdaftar di Lampung. Namun, bagi yang belum menerima, kami mohon partisipasinya untuk aktif menghubungi PPS atau KPPS agar hak pilihnya tetap terlindungi,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci suksesnya demokrasi. Kami berharap warga Lampung dapat memilih dengan bijak dan cerdas, berdasarkan visi, misi, serta program kerja yang telah disampaikan oleh para calon selama masa kampanye,” imbuhnya. (Amd)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Lampung Apresiasi Kejati Buka Blokir Rekening PT PSMI
Dari Muscab ke Aksi Nyata, PKB Lampung Sebar Mobil Layanan untuk Masyarakat
Dari Aspirasi Jadi Realisasi, DPRD Lampung Minta Jalan Dibangun Tahan Lama dan Berdampak Ekonomi
Dorong UMKM Naik Kelas, BRIN dan Komisi X DPR RI Gelar Bimtek Pemasaran di Lampung
Pengawasan Berlapis, DPRD Pastikan Kualitas Pembangunan Jalan Tetap Terjaga
DPRD Lampung Minta Kejaksaan Tidak “Pukul Rata” Penanganan Kasus PSMI
BK DPRD Lampung Tegaskan Kasus Dugaan Pelanggaran Etik Andy Roby Tetap Berjalan
Fraksi PKB DPRD Lampung Dorong Solusi Konkret Pasca Tragedi Wira Garden

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:11 WIB

Ketua Komisi I DPRD Lampung Apresiasi Kejati Buka Blokir Rekening PT PSMI

Jumat, 10 April 2026 - 17:17 WIB

Dari Muscab ke Aksi Nyata, PKB Lampung Sebar Mobil Layanan untuk Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 11:51 WIB

Dari Aspirasi Jadi Realisasi, DPRD Lampung Minta Jalan Dibangun Tahan Lama dan Berdampak Ekonomi

Kamis, 9 April 2026 - 16:52 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRIN dan Komisi X DPR RI Gelar Bimtek Pemasaran di Lampung

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

Pengawasan Berlapis, DPRD Pastikan Kualitas Pembangunan Jalan Tetap Terjaga

Berita Terbaru

Berita

Izin Operasional RSUD HM Ryacudu Lampura Terancam Dicabut

Jumat, 10 Apr 2026 - 19:17 WIB