JSI: Desa Harus Jadi Lokomotif Pemenuhan Gizi dan Ketahanan Pangan!

Senin, 10 Maret 2025 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Jaringan Suara Indonesia (JSI) menegaskan pentingnya fokus pada pembangunan desa dan pemenuhan gizi anak bangsa.

Dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Desa Yandri Susanto, desa harus mengambil peran strategis dalam menyediakan pangan bergizi dan berkelanjutan.

Demikian ditegaskan Koordinator JSI Mursaidin Albantani, ST dalam siaran persnya, Minggu (9/3/2025) malam

Mursaidin, yang juga pernah menjadi Pendamping Desa di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menekankan bahwa desa memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi desa tematik berbasis sumber daya lokal.

Baca Juga :  Polres Mesuji Berikan Pembinaan dan Penyuluhan Kepada Tukang Ojek

“Setiap desa harus mampu menjadi lumbung pangan dengan mengoptimalkan potensinya, misalnya melalui desa budidaya perikanan air tawar, desa perkebunan sayuran, dan desa pertanian,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah desa harus memanfaatkan peluang ini dengan merancang kebijakan yang mendukung pembangunan desa berbasis sektor unggulan.

Konsep desa tematik tidak hanya akan membantu dalam penyediaan bahan pangan bergizi untuk program MBG, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga :  Politisi Gerindra Mikdar Ilyas Minta Program MBG Tak Diganti

Jaringan Suara Indonesia juga mengajak masyarakat Lampung untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berupaya menghambat program pembangunan desa.

Masyarakat dan pendamping desa harus tetap fokus dalam menjalankan tugasnya guna memastikan keberhasilan program yang telah dicanangkan pemerintah.

“Kita harus bersatu, jangan mudah terkecoh oleh upaya-upaya yang ingin menghalangi pembangunan desa. Program MBG adalah langkah nyata pemerintah dalam membangun generasi yang sehat dan produktif, dan desa harus menjadi bagian utama dalam keberhasilan program ini,” tegas mantan Ketua Umum Cabang PMII Bandar Lampung itu.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp500 Juta untuk Bedah Rumah di APBD 2025

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pendamping desa, desa diharapkan mampu menjadi pilar utama ketahanan pangan dan pemenuhan gizi anak bangsa. Saatnya desa bangkit dan menjadi lokomotif pembangunan nasional. (Naz)

Penulis : Nazar

Editor : Eka

Berita Terkait

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional
IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif
Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan
KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
Daftar Pilrek, Prof Asep Sukohar Tunjukan Keseriusan Ingin Majukan Unila 2027-2031
Wakil Ketua Komisi IV DPR Hanan Dukung Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
IMM Pringsewu Tegaskan Anggota DPRD Tidur dan Main HP Rusak Citra Legislatif, BK Harus Tegas!

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Muktamar NU Ke-35, Mbak Khoir: PKB dan NU Satu Akar, Satu Cita-Cita, Satu Napas Perjuangan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Lampung Penyokong Swasembada Gula Nasional

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:06 WIB

IMM Pringsewu Pertanyakan Kinerja ‘Melempem’ BK DPRD Jaga Muruwah Legislatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Kebakaran Way Kambas Berulang, Komisi II DPRD Lampung Dorong Penguatan Pencegahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:52 WIB

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB