Kelompok 3 Bimbingan dan Konseling Hadirkan Inovasi Digital untuk Tingkatkan Kesejahteraan Psikologis Siswa di Bandar Lampung

Kamis, 8 Mei 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) – Dalam rangka pelaksanaan Projek Kepemimpinan, Kelompok 3 dari program studi Bimbingan dan Konseling memperkenalkan sebuah inovasi penting dalam dunia pendidikan, yaitu asesmen digital untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis peserta didik. Proyek ini mengusung judul Inovasi Asesmen dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Peserta Didik melalui Platform Digital di SMP dan SMA Bandar Lampung.

Inovasi ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya kebutuhan akan layanan psikologis yang mudah diakses, terutama di kalangan pelajar tingkat SMP dan SMA. Di era digital saat ini, banyak peserta didik yang mengalami tekanan akademik, persoalan keluarga, hingga krisis identitas yang berdampak langsung pada kesehatan mental mereka. Melihat fenomena ini, kelompok mahasiswa Bimbingan dan Konseling menciptakan platform digital yang dirancang khusus untuk mendeteksi, memantau, dan menangani kondisi psikologis siswa secara cepat dan efisien.

Baca Juga :  Mahasiswa Biologi Raih Perunggu dalam Bandung Essay Competition 2024

Platform digital yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai alat asesmen, tetapi juga menyediakan berbagai fitur pendukung seperti tes kepribadian, kuisioner kesejahteraan emosional, serta akses langsung kepada layanan konseling online yang terintegrasi dengan sekolah. Dengan begitu, guru BK maupun pihak sekolah dapat merespons secara lebih dini terhadap potensi masalah psikologis siswa.

Dalam pelaksanaan proyek ini, Kelompok 3 juga bekerja sama dengan sejumlah sekolah di Bandar Lampung untuk melakukan uji coba dan sosialisasi platform digital tersebut. Respons positif datang dari berbagai pihak, baik dari siswa, guru, maupun tenaga kependidikan, yang melihat manfaat nyata dari keberadaan inovasi ini dalam menunjang kesehatan mental siswa.

Baca Juga :  Fifi Afiyah Terpilih sebagai Delegasi PPAP 2024

Menurut salah satu anggota kelompok, tujuan utama dari proyek ini adalah menciptakan ekosistem sekolah yang lebih peduli terhadap kesehatan mental siswa dan menjadikan layanan BK lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami ingin menunjukkan bahwa konselor sekolah harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar layanan yang diberikan semakin relevan dan efektif, ungkapnya.
Selain menjadi ajang penerapan ilmu dan keterampilan yang didapat selama perkuliahan, Projek Kepemimpinan ini juga menjadi media pembuktian bahwa mahasiswa mampu berkontribusi nyata terhadap perbaikan sistem pendidikan di Indonesia, khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling.

Baca Juga :  Menag Minta Ekoteologi dan Pelestarian Alam Masuk Kurikulum Pendidikan Agama

Dengan semangat kepemimpinan yang inklusif dan visioner, Kelompok 3 Bimbingan dan Konseling berharap proyek ini dapat terus dikembangkan di masa depan, bahkan bisa diadopsi secara lebih luas di berbagai daerah lain di Indonesia. Mereka juga membuka ruang kolaborasi dengan pihak-pihak yang memiliki visi serupa dalam mendukung kesehatan mental peserta didik.
Proyek ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dalam pendidikan tidak hanya terbatas pada aspek pembelajaran, tetapi juga dapat menyentuh sisi kemanusiaan siswa menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang setiap individu secara utuh. (*)

Berita Terkait

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia
Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030
BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
Unila Dorong Budaya Digital di Pelabuhan Bukit Prima PT. Bukit Asam
FKIPKampus BerdampakKemitraan Berdampak

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:48 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Kamis, 9 April 2026 - 13:45 WIB

Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030

Senin, 22 Desember 2025 - 15:57 WIB

BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:49 WIB

LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas

Berita Terbaru

Anggota Komisi I DPRD Lampung, Reza Berawi.

DPRD Provinsi

Komisi I DPRD Lampung segera Agendakan RDP dengan Kapolda

Senin, 11 Mei 2026 - 14:35 WIB

Ketua STAI Aminullah Lampung Nicho Hadi Wijaya

Opini

Pendidikan Digital di Atas Reruntuhan Ruang Kelas

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:20 WIB

Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PT Lampung Energi Berjaya (LEB).

Hukum

Ini Tokoh Berjasa Dibalik Pengungkapan Kasus PT LEB

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:06 WIB