Demo di Polda Lampung, ALMARHUM Desak Reformasi Polri: Copot Kapolri dan Kapolda se-Indonesia

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, (Dinamik.id) — Aliansi Masyarakat Sadar Hukum (ALMARHUM) menggelar aksi solidaritas di depan Polda Lampung pada Jumat (29/8/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes keras atas tewasnya Affan Setiawan, seorang driver ojek online, yang dilindas mobil taktis (rantis) polisi saat aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Bagi ALMARHUM, peristiwa tragis tersebut bukan sekadar kecelakaan, melainkan potret kelam wajah kepolisian Indonesia. Institusi yang seharusnya menjadi pelindung rakyat justru berubah menjadi mesin pembunuh.

Baca Juga :  Jaga Alam Laut, Radisson Lampung Kumpulkan Sampah Pantai

“Kematian Affan adalah lonceng kematian bagi kepercayaan publik terhadap Polri. Kami menuntut pencopotan Kapolri dan seluruh Kapolda di Indonesia sebagai langkah awal reformasi total kepolisian,” tegas Amril Afif, Koordinator ALMARHUM dalam orasinya.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

ALMARHUM menilai kultur represif dan praktik impunitas telah lama mengakar di tubuh kepolisian. Selama hal itu dibiarkan, Polri akan terus menjadi alat kekerasan negara. Karena itu, reformasi menyeluruh menjadi satu-satunya jalan agar aparat kembali tunduk pada mandat konstitusional: melindungi, mengayomi, dan melayani rakyat.

Baca Juga :  Akhirnya Kades Rawa Serapan Jadi Tersangka Pelecehan Anak

Pantauan media menunjukkan, massa aksi mengenakan kostum cosplay bertopeng Money Heist sebagai simbol perlawanan terhadap wajah represif kepolisian. Mereka membentangkan spanduk bertuliskan: “Reformasi Polri, Copot Kapolri dan Kapolda se-Indonesia.”

Dalam aksi itu, puluhan massa juga menggelar doa bersama dan menyalakan lilin sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Affan Setiawan. Suasana hening penuh duka bercampur dengan semangat perlawanan.

Baca Juga :  Mahasiswa UIN Lampung Pasang Cermin Cembung di Titik Kritis: Solusi Keselamatan Jalan yang Nyata

Tuntutan ALMARHUM
1. Copot Kapolri dan seluruh Kapolda se-Indonesia.
2. Lakukan reformasi menyeluruh di tubuh Polri.
3. Hentikan kultur represif dan impunitas aparat.
4. Tegakkan keadilan bagi keluarga Affan Setiawan dan seluruh korban kekerasan polisi.

“Polri bukan di atas rakyat, Polri ada karena rakyat. Jika polisi berubah menjadi mesin pembunuh, maka rakyatlah yang berhak mengadilinya,” tutup Amril Afif.

Diketahui, aksi simbolik ini turut didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dharma Loka Nusantara. (*)

Berita Terkait

Habiburokhman: Pimpinan DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Adhoc
Komisi Reformasi Bahas Gagasan Polri di Bawah Kementerian
KPK Dalami Dugaan Korupsi Lain Libatkan Bupati Pati Sudewo
Adi Kurniawan Resmi Jabat Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung
Matangkan Persiapan Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
Kejati Lampung Serius Ungkap Korupsi SPAM Pesawaran, Giliran Anggota DPR RI Zulkifli Anwar Diperiksa
Survei Denny JA: 67,1 Persen Pemilih Prabowo Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Soal Pengembangan, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Kasus OTT Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:17 WIB

Habiburokhman: Pimpinan DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim Adhoc

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:58 WIB

KPK Dalami Dugaan Korupsi Lain Libatkan Bupati Pati Sudewo

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:32 WIB

Adi Kurniawan Resmi Jabat Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:42 WIB

Matangkan Persiapan Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kejati Lampung Serius Ungkap Korupsi SPAM Pesawaran, Giliran Anggota DPR RI Zulkifli Anwar Diperiksa

Berita Terbaru