Banjir Kepung Sejumlah Titik di Pringsewu, Ratusan Hektar Sawah Terendam hingga Air Masuk Area RSUD

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu, (Dinamik.id) — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Pringsewu selama beberapa jam pada Kamis (12/2/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik wilayah, termasuk area persawahan, permukiman warga, akses jalan utama, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air terjadi di Pekon Waluyojati, Pekon Padang Suryo, Pekon Wates, Pekon Tambahrejo Barat, Pekon Tambahrejo, wilayah Pringsewu Kota, hingga ruas Jalan Lintas Barat Sumatera. Di beberapa titik, arus lalu lintas sempat tersendat akibat kendaraan yang kesulitan melintas di tengah genangan.

Di Pekon Waluyojati, Kecamatan Pringsewu, ratusan hektar sawah milik petani terendam air. Luapan terjadi sejak siang hari setelah hujan deras mengguyur tanpa henti. Air dengan cepat menutup hamparan persawahan dan membuat petani khawatir terhadap potensi gagal panen.

Baca Juga :  Memperingati HSN Rabithah Ma’ahid Islamiyah,Kabupaten Pringsewu Menggelar Liga Santri 2022. 

Salah seorang warga setempat, Agus, menyebut banjir kali ini termasuk yang paling parah dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

“Kalau banjir memang sering, tapi yang sekarang ini paling parah. Sudah sekitar sepuluh tahun terakhir baru kali ini sawah terendam seluas ini,” ujarnya.

Selain di wilayah persawahan, genangan juga memasuki sejumlah rumah warga dan fasilitas umum. Sejumlah warga bahkan turun ke jalan untuk membantu mengatur kendaraan serta menolong pengendara yang mogok akibat mesin kemasukan air.

Baca Juga :  Ketua Kwartir Cabang Pramuka Pringsewu Buka Rakercab ke-XI Tahun 2026

Warga terdampak lainnya menilai persoalan banjir ini bukan kejadian baru, melainkan masalah yang terus berulang setiap musim hujan.

“Iya bang, setiap hujan pasti seperti ini. Hal ini sudah berlangsung lama menahun, tapi belum pernah terlihat perhatian yang serius dari pemerintah,” ujar salah seorang warga.

Keluhan tersebut mencerminkan kekecewaan masyarakat yang berharap adanya penanganan lebih konkret dan berkelanjutan terhadap persoalan banjir di Kabupaten Pringsewu.

Dampak banjir juga dilaporkan terjadi di RSUD Kabupaten Pringsewu. Informasi yang diterima menyebutkan derasnya air irigasi yang tidak mampu menampung debit akibat curah hujan tinggi menyebabkan genangan di sekitar area rumah sakit, termasuk di sekitar ruang rawat inap penyakit dalam.

Baca Juga :  Sempat Tolak Ajakan Bertemu, IRT di Pringsewu Tewas Diduga Ditusuk Suami Siri

“Izin melaporkan, situasi di ruang rawat inap penyakit dalam karena curah hujan tinggi, derasnya air irigasi tidak bisa menampung debit air. Pasien merasa terganggu,” demikian informasi yang diterima.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan korban jiwa. Namun banjir yang merendam ratusan hektar sawah, permukiman warga, akses jalan utama, wilayah Pringsewu Kota, hingga berdampak pada area pelayanan kesehatan menjadi perhatian serius masyarakat. Warga berharap adanya langkah cepat dan solusi nyata agar persoalan banjir tidak terus menjadi kejadian rutin setiap musim hujan di Kabupaten Pringsewu.(Rhn)

Berita Terkait

Pemilik Lahan Baku Sawah Pajaresuk Diduga Abaikan Pemerintah, Alih Fungsi Lahan Jalan Terus
Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna
Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’
Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen
Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan
Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Pringsewu Pastikan Layanan Tetap Berjalan Meski Terapkan WFH Tiap Jumat Kedua
Belanja Pegawai Masih di Atas 30 Persen, Pringsewu Tak Buka Formasi CPNS 2026

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Badan Kehormatan DPRD Pringsewu Akan Panggil Dua Anggota Diduga Tidur dan Scroll TikTok saat Paripurna

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Pembangunan Gudang di Fajaresuk Masuk Lahan Baku Sawah Di ‘Hold’

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Kekeringan Ancam Sawah di Pringsewu, Petani Khawatir Gagal Panen

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:24 WIB

Kasus Korupsi SPPT PBB-P2 Pringsewu Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Dua Tersangka Ditahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:33 WIB

Disdukcapil Pringsewu Jemput Bola ke Pekon, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Berita Terbaru

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat meninjau perkebunan tebu di Sugar Group Companies (SGC), Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Amran optimistis produksi gula nasional mencapai 3 juta ton pada tahun ini.

Ekonomi dan Kreatif

Usai Tinjau SGC, Mentan Amran Sulaiman: Mudah-Mudahan Tidak Impor Gula Lagi!

Rabu, 26 Agu 2026 - 19:50 WIB