Anggota Komisi V DPR Aprozi Alam Minta Basarnas dan SAR Siaga Penuh Respon Erupsi GAK

Minggu, 6 September 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Hi Aprozi Alam.

i

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Hi Aprozi Alam.

Lampung (dinamik.id)-Anggota Komisi V DPR RI, Hi Aprozi Alam meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor SAR Provinsi Lampung dan Provinsi Banten meningkatkan kesiapsiagaan penuh merespons letusan yang kembali terjadi pada Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Langkah tanggap darurat dan pengawasan ekstra dinilai sangat mendesak demi meminimalisasi risiko keselamatan masyarakat pesisir maupun aktivitas penyeberangan antarpulau.

“Aktivitas erupsi Anak Krakatau yang baru saja terjadi perlu diantisipasi secara cepat dan terukur. Kami meminta Basarnas, baik di wilayah Lampung maupun Banten, segera menyiagakan personel, sarana, serta prasarana penyelamatan,” ujar Anggota Fraksi Golkar Aprozi Alam dalam keterangannya, Sabtu (05/09/2026) malam.

Baca Juga :  LBH Bandar Lampung Kecam Pemasangan Plang TNI AU di Bakung Udik

Menurut politisi dari daerah pemilihan Lampung tersebut, letusan vulkanik di kawasan Selat Sunda memiliki potensi dampak yang cukup luas. terutama bagi masyarakat di kawasan pesisir Lampung Selatan, Banten, serta alur pelayaran utama Merak–Bakauheni.

Aprozi menekankan tiga hal utama yang harus diprioritaskan oleh Basarnas dan stakeholder terkait.

Baca Juga :  Gubernur Lapung Intruksikan KBM Daring Hingga 10 September Akibat Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Pertama, ia meminta stakeholder memperkuat koordinasi lintas instansi bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BPBD lokal, serta PT ASDP Indonesia Ferry.

Kedua, mengintensifkan pemantauan pada titik-titik rawan dan siap menerjunkan armada pertolongan jika situasi memburuk.

Ketiga, Memberikan imbauan berkala kepada para nelayan dan masyarakat pesisir agar tidak mendekati radius bahaya yang telah ditetapkan otoritas terkait.

“Keselamatan jiwa warga adalah prioritas utama. Sistem peringatan dini harus berjalan optimal, dan jalur-jalur evakuasi di kawasan pesisir Lampung maupun Banten harus dipastikan dalam keadaan siap guna,” tegasnya.

Baca Juga :  Sebelum Berpulang, Menpan RB Sempat Dirawat Akibat Infeksi Paru-Paru

Selain menyoroti kesiapan instansi terkait dan tim SAR, Aprozi Alam juga mengimbau warga sekitar Selat Sunda untuk tidak panik namun tetap waspada. Masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (Eka)

Editor : Eka Setiawan

Berita Terkait

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
Komisi III Perkuat Pengawasan APH Cegah Penyalahgunaan Kewenangan RUU Perampasan Aset
36 Tahun HUMANIKA: Aktivis Berpencar, Solidaritas Tetap Menyala

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Akademisi Lampung Sebut Sekda Miliki Keunggulan Kontinuitas Menjadi Pj Kepala Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peneliti BRIN Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah pada Pemilu Lokal 2031

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Selasa, 29 September 2026 - 06:01 WIB

Arsip Dokumentasi Bersejarah Museum Lampung Ditemukan Terbengkalai di Area Belakang Gedung

Berita Terbaru