Ketua Umum Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) DPD Tanggamus Mempertanyakan Statmen Kabid Tata Lingkungan (DLH) Kabupaten Tanggamus

Sabtu, 3 Juli 2021 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GPN, Umroh

Tanggamus (dinamik.id) : Ketua Umum Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) DPD Tanggamus Umroh,mempertanyakan Statmen Kabid Tata Lingkungan yang mengatakan tidak menemukan kerusakan lingkungan sekitar pantai di lokasi rencana pembagunan tempat wisata Karang Putih di Pekon Putih Doh beberapa waktu lalu

Menurut Umroh Statmen yang di lontarkan Kabid Tata Lingkungan tersebut tidak berdasar atau tidak masuk akal,bagaimana mungkin melihat tanpa ada kajian terlebih dahulu,apapun bentuk nya setiap kegiatan ataupun pembangunan pasti ada dampak nya apalagi ini bangunan yang berdiri di pesisir pantai jelas itu ada dampak lingkungan nya “Ucap Umroh

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan Kepri Jajaki Kerjasama Pembangunan Berbagai Sektor Strategis

Lanjut Umroh berdasarkan Undang-Undang Lingkungan Hidup Nomor 32 Tahun 2009
Secara garis besar, UU Nomor 32 Tahun 2009 berisikan upaya sistematis dan terpadu untuk melestarikan lingkungan serta sebagai upaya pencegahan terjadinya pencemaran dan atau kerusakaan lingkungan hidup.

Baca Juga :  KNPI Lampung Selatan Minta Tutup PT San Xiong Steel Indonesia

Hal ini tercermin dalam Pasal 1 ayat (2) UU Nomor 32 Tahun 2009 yang berbunyi “Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum.”Tegas Umroh

Baca Juga :  Gindha Ansori Wayka : Anggota Paskibra Harus Bebas Dari Narkotika

Terakhir Umroh mengatakan Seharus nya Kabid Tata Lingkungan DLH Kabupaten Tanggamus harus bijak jangan asal bicara untuk memberi statmen harus berdasarkan data dan kajian sesuai fakta lapangan”Tutup Umroh. (UM)

Berita Terkait

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik
Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir
Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan
BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu
Rumah Lunas Sejak 2002, Nasabah Pertanyakan BTN Tak Kunjung Berikan Sertifikat
Kanwil Kemenag Lampung Optimalkan Layanan Digital Nikah
Maulid Nabi 1448 H, Kemenag Lampung Tekankan Keteladanan Rasulullah dalam Pelayanan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Akademisi Unila: Penghalangan Pers Berpotensi Hambat Komunikasi Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wonosari Hadirkan Wisata Edukasi dari Kebun ke Cangkir

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Dapur SPPG Ambarawa 3 Muncul Bau Menyengat, Standar Higiene Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 21:31 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Mewah Anggota DPRD Bandar Lampung YI Naik Penyidikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:03 WIB

BBM Solar Langka, Antrian Mengular, Aktivitas Ekonomi Terganggu

Berita Terbaru

Ekonomi dan Kreatif

PTPN I Raih Dua Penghargaan AHI 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:18 WIB