Mengagumkan! Mahasiswa FEBI UIN RIL Sukses Antarkan Tari Bedana Khas Lampung Go Internasional

Minggu, 10 Maret 2024 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaysia (dinamik.id) – Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) sukses mengantarkan Tari Bedana khas Lampung ke kancah internasional. Ketiga mahasiswa FEBI UIN RIL tersebut mendapatkan kesempatan istimewa untuk mewakili Indonesia sebagai salah satu pengisi acara pada Malam Kesenian Ummatic & Al-Fateh Bersholawat, (08/03/24) di Ipoh, Negeri Perak, Malaysia. Malam Kesenian ini merupakan salah satu rangkaian Program Ummatic Festival 3.0 Malaysia yang berlangsung pada 04 s.d 10 Maret 2024.

Kesempatan yang diberikan tersebut amatlah berharga, mengingat mahasiswa FEBI UIN RIL mendapat kehormatan untuk tampil di depan Yang Teramat Mulia Paduka Seri Sultan Perak Darul Ridzuan dan Yang Teramat Mulia Raja Permaisuri Perak Darul Ridzuan, serta di hadapan Yang Berhormat Senator Menteri di Jabatan Perdana Menteri yang bertanggung jawab dalam Hal Ehwal Agama beserta istrinya. Perak sendiri merupakan salah satu negara bagian di Malaysia yang terletak di pesisir barat Semenanjung Malaya. Ibu kota negara bagian ini adalah Ipoh, sedangkan Kuala Kangsar diakui sebagai ibukota kerajaan, di mana letak istana residensi Sultan Perak.

Baca Juga :  UIN Raden Intan Lampung Akan Terapkan Kurikulum OBE Mulai Tahun Akademik 2024/2025

Ketiga mahasiswa FEBI UIN RIL tersebut ialah Agrayi Afifa Putri, Nadia Oktaviani, dan Ajeng Dwi Rahayu, tiga mahasiswi Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN RIL. Dari beberapa kontingen perguruan tinggi asal Indonesia, mereka bertiga terpilih sebagai perwakilan Delegasi Indonesia.

Sebagai mahasiswa yang berasal dari Lampung, ketiganya sukses mengusung tarian khas Lampung, Tari Bedana tersaji di hadapan delegasi dari berbagai negara yaitu Thailand, Brunei Darussalam, Indonesia, Kamboja, Turki, Singapura, Malaysia, Afghanistan, Yaman, Senegal, Sri Lanka, Tanzania, Bangladesh, Nigeria, Republic Congo, dan Myanmar.

Baca Juga :  Tetap Raih Peringkat 1 PTKIN, UIN RIL Terima Penghargaan The 9th Most Sustainable

“Kami merasa bangga dan senang bisa mewakili Indonesia dan Lampung di kancah internasional. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Lampung memiliki seni dan budaya yang indah dan kaya,” kata Agrayi Afifa Putri, salah satu delegasi FEBI UIN RIL.

Dekan FEBI UIN RIL berikan Apresiasi

Dekan FEBI UIN RIL, Prof Dr Tulus Suryanto MM Akt CA. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada delegasi FEBI UIN RIL yang telah sukses menjadikan Tarian khas Lampung Go Internasional.

“Penampilan mereka menjadikan Tari Bedana khas Lampung Go Internasional, kita patut apresiasi setinggi-tingginya kepada mereka (mahasiswa) yang telah membawa seni dan budaya lokal ke kancah internasional,” ungkap Prof. Tulus.

Lebih lanjut, Prof Tulus berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UIN RIL lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Baca Juga :  Unila dan UTP Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset Internasional

Penampilan Memukau dan Penuh Makna

Tari Bedana yang dibawakan oleh Agrayi, Nadia, dan Ajeng memukau para penonton dengan gerakannya yang dinamis dan penuh makna. Tari Bedana menceritakan tentang semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Lampung dalam membangun daerahnya.

Penampilan mereka diiringi oleh musik tradisional Lampung yang menambah keistimewaan dan keunikan tarian tersebut. Para penonton pun antusias menyaksikan dan memberikan tepuk tangan meriah saat tarian selesai.

Sukses Mengangkat Budaya Lampung

Keberhasilan mahasiswa FEBI UIN RIL membawakan Tari Bedana di Malaysia merupakan bukti bahwa budaya Lampung memiliki potensi untuk dipromosikan ke dunia internasional.

Penampilan mereka juga diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Lampung dan merasakan langsung keindahan budaya dan alamnya secara khusus, dan Indonesia secara umum. (Pin)

Berita Terkait

Polinela Gelar SIPTEKTERA 2026, Dorong Hilirisasi Riset Terapan dan Transformasi Digital untuk Akselerasi SDGs
Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung
Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!
Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031
Kelas Logika Kalirejo Book Party dan SMP Xaverius Kalirejo: Mengasah Nalar Kritis Pelajar
UTB Lampung Jalin Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Pesisir Barat
Dospulkam IPB, SEAMEO BIOTROP, dan Polinela Selenggarakan Pelatihan Circular Economy Pada Guru-Guru
Senat Unila Tetapkan Muhammad Akib Jadi Ketua Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Polinela Gelar SIPTEKTERA 2026, Dorong Hilirisasi Riset Terapan dan Transformasi Digital untuk Akselerasi SDGs

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Bengkel Sastra Dibuka Kepala Balai Bahasa, Yozi Rizal: Lemah Peduli Pemprov Lampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Prof Asep Sukohar Yakin Mampu Majukan Unila, Ini Rekam Jejaknya!

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:53 WIB

Menunaikan Amanah Menjaga Marwah Akademik, Prof. Warsito Mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Rektor Unila 2027–2031

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Kelas Logika Kalirejo Book Party dan SMP Xaverius Kalirejo: Mengasah Nalar Kritis Pelajar

Berita Terbaru