Tim Dosen Unila Berdayakan Kelompok Tani dengan Inovasi Teh Herbal Antidiabetes

Selasa, 16 Juli 2024 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (dinamik.id) – Tim Dosen Pengabdi Universitas Lampung (Unila), hasil kolaborasi pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Pertanian (FP), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Dusun Sinar Sari Pekon Selapan, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Sabtu, 13 Juli 2024.

PKM merupakan wujud implementasi tridarma perguruan tinggi yang melibatkan mitra pengabdian, dalam hal ini Kelompok Tani Jaya Lestari. Kelompok Tani serta Kelompok Wanita Tani (KWT) yang hadir dalam edukasi dan sosialisasi kegiatan ini berjumlah 40 peserta, termasuk Ketua Kelompok Tani Nasrudin.

Peningkatan kapasitas Kelompok Tani Jaya Lestari Pekon Selapan dilakukan dengan memberikan edukasi serta penyuluhan kepada anggota dan kadernya.

“Kegiatan bertujuan untuk memanfaatkan daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.), sebagai produk teh herbal yang kaya antioksidan dan bermanfaat untuk penderita diabetes,” ungkap apt. Zulpakor Oktoba, S.Si., M.Farm., selaku Ketua Pengabdi dari Jurusan Farmasi FK Unila.

Tim dosen pengabdi PKM Skema Unggulan tahun 2024 lainnya yaitu Afriyani, M.Farm., dari Jurusan Farmasi FK, Amanda Putra Seta, S.SP., M.P., dari Jurusan Agribisnis FP, dan Syaharani Noer Fathia, S.E., M.Ak., dari Jurusan Akuntansi FEB Unila.

Baca Juga :  Dari Lampung ke Dunia: Kisah Inspiratif Perjuangan dan Mimpi Anwar Fadila

Mereka dibantu tim mahasiswa prodi S-1 Farmasi, yakni Tsania Zahra Taslima, Savira Rahmadanti, Nanda Apri Sani, Putri Adilla, Dina Novriana, Annisa Salshabila, Elza Desma Aulia, Nurrahmi Putri Zaidani, dan Hanif Hibatullah.

Apt. Zulpakor Oktoba yang juga dosen Prodi Farmasi FK Unila mengatakan, daun pandan wangi memiliki kandungan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi stres, melindungi tubuh dari penyakit kronis, meredakan peradangan, dan melindungi dari kerusakan oksidatif yang menyebabkan penuaan dini.

Inovasi pembuatan teh herbal dengan memanfaatkan daun pandan wangi dicampur dengan gula alami dari daun stevia (Stevia rebaudiana) yang aman untuk penderita diabetes, serta daun rosemary (Salvia rosmarinus).

“Selama ini, daun pandan wangi hanya dikenal sebagai penambah cita rasa makanan dan belum optimal dalam pemanfaatannya, hanya sebatas digunakan sebagai pewarna kue dan pengaroma minuman,” tuturnya.

Baca Juga :  Cahya Dwi Saputra, Mahasiswa MBKM Kewirausahaan yang Sukses Merintis Usaha Kuliner

Padahal, daun pandan wangi diketahui mengandung senyawa fenolik sebagai antioksidan yang dapat menghambat aktivitas radikal bebas pada tubuh manusia dan dimanfaatkan sebagai minuman untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Selain memberi edukasi terkait pemanfaatan daun pandan wangi sebagai produk teh herbal Parovia, tim PKM mempraktikkan simulasi proses pengolahan simplisia daun pandan wangi kering.

Praktik dimulai dari perlakuan pencucian, pemotongan, pengeringan, sortasi pemilahan daun pandan kering yang laik untuk dijadikan teh, hingga tahap penghalusan dan pencampuran dengan rosemary dan stevia.

Praktik dipandu dosen tim pengabdi Afriyani, M.Farm., hingga proses pengemasan menjadi produk teh herbal siap dinikmati dan dijual dengan didaftarkan sebagai unggulan P-IRT.

Tahapan proses pemasaran produk teh herbal juga disosialisasikan dalam kegiatan PKM ini oleh dosen jurusan Agribisnis Amanda Putra Seta, S.SP., M.P., yang menjelaskan secara gamblang alur proses dan strategi pemasaran produk melalui dunia maya.

Kedatangan tim PKM Unila sangat dinanti dan disambut antusias oleh kelompok tani, terutama ibu-ibu KWT. Melalui PKM dengan metode penyuluhan atau edukasi, masyarakat mendapat wawasan pengetahuan baru terkait potensi tanaman di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Rayakan National Day, Dubes Rusia Undang Rektor UIN RIL Prof Wan Jamaluddin

Tak hanya itu, keterampilan baru dalam pengelolaan dan pengolahan produk, serta peluangnya untuk dimanfaatkan juga diperoleh, yang semuanya dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi desa maupun keluarga kelompok tani.

“Inilah tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Kami ingin memastikan kapasitas masyarakat dan kesejahteraan meningkat, melalui pemberdayaan potensi daun pandan wangi yaitu pelatihan pembuatan produk teh Parovia©, minuman teh herbal dari campuran daun pandan wangi, daun stevia, dan rosemary,” ujar Zulpakor.

Ke depannya, kami berharap agar masyarakat Kelompok Tani Jaya Lestari Pekon Selapan dapat benar-benar mengaplikasikan hasil sosialisasi ini untuk membuat produk unggulan desa. Seperti halnya menciptakan sesuatu yang betul-betul bisa diterapkan dan diproduksi,” urainya.

PKM Unggulan Unila yang menghasilkan produk dengan pemanfaatan tanaman di pekarangan sekitar warga membuktikan, Unila tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi bermanfaat bagi masyarakat. (Pin)

Berita Terkait

Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026
Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar
SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas
Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia
Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030
BBPL Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas
LKKS Lampung Kunjungi PAUD Bunga Krisma, Dorong Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:05 WIB

Dewan Pendidikan Lampung Ajak Masyarakat Kawal SPMB SMA/SMK 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:10 WIB

Perkuat Pengawasan dan Karakter, Disdikbud Lampung Antisipasi Tawuran Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 18:48 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Kadis Pendidikan: Jalur Domisili Kini Lebih Adil dan Berkualitas

Kamis, 9 April 2026 - 13:45 WIB

Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Bukan Sekadar Bahasa, Tapi Cara Menjumpai Dunia

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:18 WIB

Rektor UIN Raden Intan Lampung Lantik Pimpinan Universitas Periode 2026–2030

Berita Terbaru

Berita

BRN Siap Kawal Presiden ke-7 Menyapa Masyarakat Lampung

Sabtu, 13 Jun 2026 - 22:44 WIB

Pemerintah menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita tetap di angka Rp15.700 per liter, Sabtu.

Ekonomi dan Kreatif

Pemerintah Tegaskan Harga Eceran Minyakita Tetap Rp15.700/Liter

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:43 WIB

Parpol

Ketua DPC PKB se-Lampung Resmi Kantongi Mandat DPP

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:15 WIB

Foto : Ketua KNPI Provinsi Lampung memberikan sambutan saat kegiatan Temu Kangen Pemuda

Edukasi

Iqbal KNPI Apresiasi Suksesnya Munas Hipmi di Lampung

Kamis, 11 Jun 2026 - 20:37 WIB