Aktivis Lampung Dwiki Simbolon Ditetapkan Sebagai Korwil II PP GMKI 2025–2027

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghidupi Spirit Pelayanan dan Penguatan Kaderisasi di Sumatera Bagian Selatan

Jakarta (dinamik.id)– Dalam momen Serah Terima Kepengurusan Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) masa bakti 2025–2027 yang diselenggarakan di Graha Oikumene PGI, Jakarta, Dwiki Simbolon secara resmi menerima tanggung jawab untuk menjalankan peran sebagai Koordinator Wilayah II.

Wilayah II itu meliputi lima provinsi di kawasan Sumatera Bagian Selatan: Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

ADVERTISEMENT

addgoogle

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam siaran pers yang diterima, Jumat (11/7/2025), serahterima kepengurusan ini menjadi bagian dari regenerasi yang esensial dalam kehidupan organisasi, bukan hanya sebagai transisi struktural, tetapi juga sebagai momentum penyegaran semangat pelayanan dan perjuangan.

Koordinator Wilayah memiliki posisi strategis sebagai simpul penggerak yang menjembatanikerja-kerja Pengurus Pusat dengan cabang-cabang GMKI di wilayahnya. Peran ini mencakup upaya membangun komunikasi yang sehat, memperkuat kaderisasi, serta menghidupkan kembali nilai-nilai dasar GMKI dalam konteks lokal masing-masing.

Baca Juga :  Kontribusi Pajak Capai 29.7 M, UIN RIL Raih Penghargaan

Dwiki Simbolon, kader yang telah menempuh perjalanan panjang dalam dinamika organisasi di tingkat cabang dan nasional, menyampaikan pandangannya bahwa GMKI harus terus dirawat sebagai ruang persekutuan dan pembentukan.

“Saya memahami bahwa GMKI bukan sekadar organisasi, tetapi sebuah rumah kader. Koordinator Wilayah harus hadir sebagai sahabat seperjalanan cabang dalam menghidupi nilai-nilai organisasi. Saya datang bukan membawa perintah, tetapi membawa semangat persekutuan, semangat mendengar, dan semangat melayani,” ujar Dwiki dalam pernyataan reflektifnya usai menerima mandat kepengurusan.

Sebagai organisasi pelayanan yang hadir di medan layan Gereja, Perguruan Tinggi, dan Masyarakat, GMKI terpanggil untuk terus menjadi bagian dari kehidupan umat danbangsa.

Baca Juga :  Perempuan, Kekuasaan, dan Krisis Moral Demokrasi Kita

Peran Koordinator Wilayah menuntut kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi kader di daerah, sekaligus kemampuan untuk membangun sinergi dan merancang langkah-langkah bersama dalam menghadirkan pelayanan yang kontekstual
dan berdampak.

Dalam masa kepengurusan ini, GMKI mengusung semangat “GMKI’s Future: Masa Depan Milik GMKI”—sebuah ajakan kolektif untuk mentransformasikan organisasi secara kultural dan digital, serta memperkuat spiritualitas, integritas, dan daya juang kader.

Koordinator Wilayah II memiliki tanggung jawab besar untuk menerjemahkan semangat ini ke dalam kerja nyata: mempererat relasi antarcabang, memperkuat sistem kaderisasi, serta menjaga posisi GMKI sebagai kekuatan moral dan suara profetis di tengah masyarakat.

Dwiki juga menegaskan komitmennya untuk mengawal isu-isu yang berkembang dan menjadiperhatian di medan layan, tanpa membatasi fokus hanya pada satu aspek.

Baca Juga :  Dirjen Vokasi Evaluasi Pembukaan PSDKU Unila di Waykanan

Bagi GMKI, seluruh medan layan adalah ruang perjuangan yang hidup dan dinamis.Kehadiran organisasi harus menyentuh persoalan-persoalan riil, menjadi bagian dari harapan masyarakat, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran secarautuh.

“Wilayah Sumatera Bagian Selatan adalah ladang luas yang kaya akan dinamika. Kita harus hadir bukan sebagai pengamat, tapi sebagai pelayan yang hadir, mendengar, dan bergerak bersama. GMKI tidak boleh tenggelam dalam formalitas; kita harus menjelma menjadikehidupan yang nyata di tengah gereja, kampus, dan masyarakat,” tutup Dwiki.

Serah terima kepengurusan ini menandai dimulainya babak baru pengabdian GMKI secara nasional. Dengan kehadiran Koordinator Wilayah yang peka dan melayani, diharapkan GMKI di Sumatera Bagian Selatan dapat semakin solid, kontekstual, dan berdampak—menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton dalam dinamika zaman. (ANG)

Berita Terkait

Ulama Karismatik Kiai Said Aqil Siroj Akan Hadiri Harlah NU di Bandar Lampung
PMII Lampung Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Haul ke-2 KH Nuril Huda
GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak untuk Kaderisasi Kepemimpinan Muda
Harlah ke 58, KOPRI PKC PMII Lampung Deklarasi Lawan Kekerasan Seksual
Pramuka dan PMII Lampung Kolaborasi Sedekah Oksigen
Guru Besar Unila Prof Sowiyah Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Pemprov Lampung
BPMP Lampung Tindak Lanjuti Evaluasi Festival Tunas Bahasa Ibu 2025
Biarawati Katolik Lulus di Universitas Muhammadiyah Lampung, Bukti Kampus Inklusif

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:39 WIB

Ulama Karismatik Kiai Said Aqil Siroj Akan Hadiri Harlah NU di Bandar Lampung

Senin, 29 Desember 2025 - 17:56 WIB

PMII Lampung Gelar Doa Keselamatan Bangsa dan Haul ke-2 KH Nuril Huda

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:08 WIB

GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak untuk Kaderisasi Kepemimpinan Muda

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:33 WIB

Harlah ke 58, KOPRI PKC PMII Lampung Deklarasi Lawan Kekerasan Seksual

Senin, 22 Desember 2025 - 21:24 WIB

Pramuka dan PMII Lampung Kolaborasi Sedekah Oksigen

Berita Terbaru